Jumat, 03 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Soal Dana Kampanye, Sandiaga: Dulu Pahe Kini Pahese

Politik

Soal Dana Kampanye, Sandiaga: Dulu Pahe Kini Pahese

Rabu, 14 Nov 2018 15:30
Detik.com
Sandiaga Uno saat di Kota Bandung.
Bandung - Cawapres Sandiaga Uno mengaku kekurangan dana untuk kampanye di lima bulan tersisa jelang Pilpres 2019. Terutama soal memenuhi kebutuhan pembuatan dan distribusi alat peraga kampanye (APK).

Sandi mengatakan kebutuhan untuk pembuatan dan distribusi APK mencapai 20-30 persen dari dana kampanye yang ada. Dia mengaku kekurangan dana untuk pengadaan APK di daerah-daerah.

"Tinggal lima bulan lagi kampanye, saya pontang-panting nyari dana. Bujet untuk APK itu 20-30 persen. Secara resmi mengakui penggalangan dana kita terkendala luar biasa," kata Sandi usai meresmikan posko komunitas Sandi di Jalan Waspada, Kota Bandung, Rabu (14/11/2018).

Dia menyebut sejak awal Prabowo-Sandi dalam mengarungi masa kampanye tahun ini terbilang ngirit. Kondisi keuangan yang pas-pasan saat ini, membuat capres dan cawapres nomor 2 tersebut terpaksa mengusung paket hemat.

Dia mengakui kesulitan biaya untuk kampanye yang dialami Prabowo-Sandi karena belum adanya dukungan dari donatur-donatur skala besar. "Tadinya kita kan pahe (paket hemat), tapi sekarang pahese (paket hemat sekali). Karena belum ada dunia usaha besar yang memberikan support kepada kita," ucap mantan wagub DKI Jakarta ini.

Sandi belum bisa menyampaikan kebutuhan kampanye di lima bulan tersisa. Ia akan segera mengkalkulasi kebutuhan dan mencari donatur untuk mengoptimalkan kampanye di daerah-daerah.

"Bendahara saya akan panggil dan dihitung kembali kebutuhannya. APK-APK ini penting sekali untuk sosialisasi ke pelosok-pelosok," ujar Sandi menegaskan.


(detik.com)
Politik
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 08:50

    Diduga Terima Suap Tambang, Kajari dan Kasi Pidum Kejari Tuban Dicopot

    Kepala Kejaksaan Negeri Tuban beserta Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) dicopot dari jabatannya di tengah mencuatnya dugaan suap terkait penanganan perkara tambang di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.P

  • Jumat, 03 Jul 2026 08:47

    OTT di Sumut, KPK Benarkan Bupati Langkat Ditangkap

    Bupati Langkat, H Syah Afandin, ikut diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Sumatera Utara. OTT di Sumut dilakukan Kamis (2/7/2026)."Benar," kata Wa

  • Jumat, 03 Jul 2026 08:45

    Belajar dari YouTube, Pasutri di Medan Nekat Produksi Pil Ekstasi Rumahan

    Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatra Utara membongkar sebuah rumah yang dijadikan pabrik rumahan pembuatan pil ekstasi di Jalan Mangkubumi Gang Aceh, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Kota Me

  • Jumat, 03 Jul 2026 08:40

    Cegah Jalan Rusak dan Kecelakaan, Polres Siak Tertibkan Truk Sawit ODOL di Jalan Lintas Perawang

    SIAK - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Siak menindak tegas truk pengangkut kelapa sawit yang melanggar aturan kelebihan muatan atau Over Dimension Over Loading (ODOL) di sepanjang Jalan Lintas P

  • Jumat, 03 Jul 2026 08:39

    DPRD Pekanbaru Minta Disdik Awasi Ketat Pemenuhan Kuota SMP Negeri, Cegah Jual Beli Kursi

    PEKANBARU â€" Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Tekad Abidin, meminta Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru melakukan pengawasan khusus terhadap proses pemenuhan kuota di sejumlah SMP negeri yang hingg

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor