Rabu, 05 Agu 2026
Sosial
Masuki Usia Seperempat Abad, LLMB Riau, Kepri dan Sumut Komitmen Suarakan Kepentingan Rakyat
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 05 Agu 2026 13:08
PEKANBARU-Pertengahan Agustus nanti, tepatnya Sabtu (22/08/26) mendatang, Lembaga Laskar Melayu Bersatu (LLMB) Riau, Kepulauan Riau dan Sumatera Utara akan memperingati Hari Lahir (Harlah) ke 25 tahun. Diusianya yang sudah memasuki seperempat abad itupun, LLMB Riau, Kepri dan Sumut tetap menjaga komitmennya untuk terus menyuarakan kepentingan masyarakat.
Bertempat di Hotel Aryaduta, momen Harlah ke 25 tersebut nantinya juga akan dihadiri lebih kurang seribuan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LLMB di Riau, Kepri, dan Sumut, Forum Perserikatan Laskar Melayu, para Kepala Daerah (Gubernur Riau, Bupati dan Walikota), anggota DPD RI, DPR RI, DPRD, Tokoh-tokoh masyarakat hingga BEM se Provinsi Riau
"Kita sudah memasuki Harlah yang ke 25. Sudah seperempat abad. Artinya, organisasi ini sudah cukup panjang berjalan. Alhamdulillah kita terus berkembang dengan aktifitas-aktifitas positif di tiga provinsi, Riau, Kepri dan Sumut yang sering kita laksanakan untuk membantu masyarakat," kata Panglima Pucuk DPP LLMB Riau, Kepri dan Sumut, Datuk Besar Ismail Amir, SH, MH dalam sebuah momen kebersamaan dan silaturahmi dengan insan pers, Selasa (04/08/26) malam.
Dia menjelaskan, LLMB tidak hanya menjadi wadah silaturahmi masyarakat Melayu, tetapi juga aktif mengawal berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat luas. Organisasi tersebut selama ini kerap menyampaikan aspirasi terkait berbagai isu daerah, termasuk kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), persoalan agraria, persoalan pendidikan, hingga kebijakan pemerintah yang dinilai berdampak terhadap masyarakat.
"Dengan adanya momen Harlah nanti, kita akan suarakan kepentingan rakyat. Kita memang menginginkan agar organisasi ini berdiri di kaki sendiri dan tidak bergantung pada orang lain. Kita belum pernah dibantu dan minta bantu siapapun," tuturnya didampingi Panglima Harian DPP LLMB, Datuk Erfan Panca Putra dan Sekretaris Jenderal DPP LLMB Datuk Jufrizal.
Menurutnya, LLMB akan terus menjalin kemitraan dengan pemerintah, namun tetap bersikap kritis terhadap setiap kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat.
"Kita berharap ke depannya tetap solid bermitra dengan pemerintah. Namun walaupun begitu, jika suatu saat ada kesenjangan yang sumbernya dari pemerintah, maka kita tidak akan tinggal diam dan pasti bertindak mengkritisi hal tersebut," sebutnya.
Dalam kesempatannya, Ismail Amir juga menyoroti beberapa persoalan pembangunan di Kota Pekanbaru, khususnya di kawasan Panam dan Kecamatan Binawidya. Organisasi berharap kawasan tersebut dapat dikembangkan menjadi sentra pendidikan yang tertata dengan baik. Dia menilai, perhatian pemerintah tidak boleh hanya terfokus pada persoalan banjir, tetapi juga harus serius mengatasi kemacetan yang semakin meningkat di kawasan tersebut.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP LLMB, Datuk Jufrizal, mengatakan rangkaian Harlah ke-25 nantinya akan diisi dengan tayangan kilas balik perjalanan organisasi selama seperempat abad, termasuk perjuangan LLMB dalam memperjuangkan hak-hak adat masyarakat Melayu.
Menurut dia, momentum tersebut juga akan dimanfaatkan untuk kembali menyuarakan berbagai aspirasi masyarakat kepada pemerintah pusat, di antaranya mengenai dana bagi hasil (DBH), persoalan kawasan hutan, serta pengembalian hak-hak masyarakat adat yang selama ini dinilai beralih menjadi aset negara. Persoalan hukum yang terus menejerat kepala daerah di Riau baik itu Gubernur maupun walikota/bupati turun menjadi perhatian serius LLMB, berharap ke depan hal ini tidak terulang lagi karena sangat merugikan masyarakat Riau.
"Kami ingin terus menyuarakan kepentingan masyarakat. Persoalan hak-hak masyarakat adat harus menjadi perhatian bersama. Kami berharap pemerintah dapat menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, dan kami juga berharap agar kepala daerah di Riau tidak lagi terlibat dalam persoalan hukum," kata Jufrizal.
LLMB juga mengajak seluruh laskar Melayu untuk memperkuat persatuan dan menjaga marwah Melayu dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Riau.
"Kita ingin seluruh elemen Melayu tetap bersatu. Semangat kebersamaan inilah yang selama 25 tahun menjadi kekuatan LLMB dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat,"(rtc)
Sumber: https://www.riauterkini.com/index.php?com=isi&id_news=15115233739&Masuki-Usia-Seperempat-Abad,-LLMB-Riau,-Kepri-dan-Sumut-Komitmen-Suarakan-Kepentingan-Rakyat
komentar Pembaca