20 Ribu Masker Dibagikan ke Pengguna Jalan di Rohul
Laporan : Fahrin Waruwu
Kamis, 22 Okt 2015 14:23
ROKAN HULU - Untuk mengurangi dampak buruk dari kabut asap terhadap masyarakat khusususnya di Rokan Hulu, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) bekerja dengan lembaga lainnya, terus membagikan masker sebanyak 20 ribu diberbagai tempat.
Terlihat di Taman Kota Pasir Pangaraian, Kamis (22/10), membagikan Masker Kepala BPBD Rohul Aceng Herdiana, Kasat Lantas Rohul AKP Amru Hutauruk, Sekretaris BPBD Rohul, Kanit Regiden IPDA Kaliman Siregar ikut memasangkan masker kepada pengguna jalan.
Pembagian masker tersebut, selain melibatkan BPBD Rohul, turut aktif, TNI, Polri, Anggota Satlantas Rohul, Sekretaris Pemuda Panca Marga (PPM), Eko Nasution, Stap Puskesmas Kecamatan Rambah, para wartawan dan lainnya.
Kegiatan itu langsung dipimpin, Kepala BPBD Rohul, katanya asal asap tersebut, dari Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), bahkan untuk di Provinsi Riau, satu anak sekolah meregang nyawa. " Ini hanya keperihatian, kita bekerja dengan ikhlas, untuk membagikan ini kepada masyarakat," ujarnya.
Untuk anak sekolah, lanjut Aceng Hediana, ketika saat apel pagi di Kantor Bupati Rohul, Bupati Rohul Achmad sudah mengumumkan secara resmi kalau anak sekolah mulai dari PAUD sampai tingka SLTA, diliburkan sampai waktu yang tidak ditentukan karena kondisi kabut asap yang sudah sangat berbaya.
"Untuk saat ini jarak pandang (Visiblity), hanya berjarak 100 meter, itu sangat tebal dan dinilai sudah sangat berbahaya, sebenarnya di Rohul frekuwensi hujan lebih tinggi, jika dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya di Provinsi Riau," ucapnya.
Semetara itu, Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono melalui Kasat Lantas AKP Amru Hutauruk, menjelaskan kalau pembagian masker ini hanya untuk mengurangi dampak kabut asap kepada masyarakat.
"Kegiatan ini kita tanam dalam jiwa kita hanya untuk ibadah dan pengabdian kita kepada masyarakat dengan harapan untuk berpartisiapasi memberikan masker ini, perlu saya ingatkan kepada anggota ketika memberikan dan membagikan masker, kita ajak masyarakat dengan mengguanakan bahasa yang menyejukkan hati," ajaknya.
Masih di tempat yang sama, Staf Puskesmas Rambah, Aris Prihambudi, mulai dari bulan Juli, sampai September yang lalu, penderita akibat kabut asap sekitar 700 pasien, itu ada yang mengalami ISPA, Asma, Iritasi Kulit, Iritasi dan lainnya.
"Namun untuk Kecamatan Rambah, sejak bulan Agustus lalu hingga saat ini, masker sudah dibagikan pada setiap warga melalui bidan desa, jumlah masker yang dibagi itu sesuai dengan jumlah jiwa masyarakat yang ada di desa tersebut," pungkasnya. (Fah)
Sosial
Antisipasi Kecurangan UTBK di UI, Peserta Berhijab Diperiksa Pakai Metal Detector
DEPOK - Universitas Indonesia (UI) menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Pihak panitia pun memperketat pengawasa
Curhat Peserta UTBK SNBT 2026 di UI: Soal Lebih Susah dari Kisi-Kisi
DEPOK - Peserta UTBK SNBT 2026 di Universitas Indonesia (UI) mulai merasakan tantangan dari soal-soal yang disajikan. Farhan Fuadi, salah satu peserta asal Jakarta, mengungkapkan bahwa tingk
Ulangi Strategi Gaza di Lebanon, Israel Bawa Timur Tengah Menuju “Perang Abadi”
MADRID â€" Menteri Luar Negeri Spanyol menyatakan bahwa Israel menerapkan strategi militer yang sama di Lebanon Selatan sebagaimana di Jalur Gaza. Ia menegaskan bahwa Israel tidak dapat mempertah
Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran, Tapi Blokade Tetap Berjalan
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran. Namun, ia menegaskan bahwa blokade militer terhadap negara tersebut tetap diberlakukan.Tr
Kasus Suap Bea Cukai, KPK Sita Rp2 Miliar dan Logam Mulia dari SDB
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp2 miliar dan logam mulia terkait kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai.Penyitaan ini dilakukan setelah penggel