Rabu, 03 Jun 2026
  • Home
  • Sosial
  • Danrem 031/Wirabima Himbau Masyarat Sayangi Bumi Dengan tidak Membakar Lahan dan Hutan

Danrem 031/Wirabima Himbau Masyarat Sayangi Bumi Dengan tidak Membakar Lahan dan Hutan

Senin, 03 Agu 2015 14:33

PEKANBARU-Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Nurendi, M. Si (Han) himbau kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena dengan membakar lahan akan menimbulkan aroma asap yang menyengat dan dapat menyesakkan dada, juga asap sangat mengganggu aktivitas masyarakat.

Tak hanya dari sisi kesehatan, banyak kerugian lainnya yang ditimbulkan, seperti bidang ekonomi, pendidikan, transportasi, dan lainnya.

Danrem 031/Wirabima mengatakan pada musim kemarau rawa gambut yang terdapat di Bumi Lancang Kuning Provinsi Riau sangat mudah terbakar. Apabila sampai terbakar rawa gambut ini akan sangat sulit dipadamkan. Sekali pun api tidak terlihat di permukaan, namun api membara di dalam gambut.

Dalam waktu tidak lama, api akan muncul ke permukaan kembali hingga menyebabkan kebakaran lahan susulan. Dari sisi kerugian kesehatan, kebakaran lahan dan hutan dapat mengakibatkan terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat mengirup asap. 10 tahun kedepannya, dampak asap akan terasa bagi generasi penerus kita. Walaupun saat ini dampak dari asap tidak terasa bagi tubuh kita.

Danrem 031/Wirabima mengucapkan terima kasih kepada pihak BPBD, Polri, BMKG, Manggala Agni, Dinas Kehutanan, Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Perusahaan, masyarakat dan semua pihak yang terlibat dalam penanganan Kebakaran lahan dan Hutan, yang sudah bekerja keras selama ini. (Rls/ded)

Sosial
Berita Terkait
  • Selasa, 02 Jun 2026 17:49

    Peringatan Hari Lahir Pancasila, 800 Warga Puncak Jaya Kirab Bendera 50 Meter

    Puncak Jaya-Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, diwarnai dengan aksi kolosal pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 50 meter, Senin (1/6/2026). Aksi Ki

  • Selasa, 02 Jun 2026 17:44

    Hutan Adat Imbo Putui Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

    Kampar-Hutan Adat Imbo Putui di Desa Petapahan, Kabupaten Kampar, kini hadir menjadi destinasi wisata alam pilihan berbasis konservasi unggulan di Provinsi Riau. Melalui Program Desa Wisata, kawasan y

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:30

    Jelang Musim Kemarau, RAPP Dukung Upaya Pemkab Pelalawan Perkuat Pencegahan Karhutla .

    PANGKALAN KERINCI-Menjelang musim kemarau tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pelalawan menggelar Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Kantor

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:22

    26 Tahun Dimakamkan, Jenazah Abu Zamroh Warga Inhu Riau Ditemukan Masih utuh Saat Pemindahan Makam

    Saat sang ayah meninggal dunia, Miyos baru saja menyelesaikan pendidikan SMP dan berusia sekitar 15 tahun.Ia masih mengingat kondisi keluarga mereka saat itu yang hidup dalam kondisi susah.Rumah seder

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:00

    Pasca Libur Idul Adha, Permohonan Paspor di Imigrasi Bengkalis Tetap Normal

    BENGKALIS-Pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis pasca libur bersama Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi terpantau berjalan normal tanpa adanya lonjakan signifikan, baik untuk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.