Sabtu, 25 Apr 2026
  • Home
  • Sosial
  • Demi Biaya Rumah Sakit Anaknya, Ibu Kandung Reguel Berniat Menjual Ginjal

Sosial

Demi Biaya Rumah Sakit Anaknya, Ibu Kandung Reguel Berniat Menjual Ginjal

Laporan:Erwin Fernando Nababan
Rabu, 24 Agu 2016 12:44
Erwin Fernando Nababan
Reguel Tama Tampubolon Kini Di Rawat Di Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru-Riau.

PINGGIR - Reguel Tama Tampubolon (8 bulan) yang lahir secara prematur beberapa bulan lalu, kini kondisinya sangat  memprihatinkan. Pasalnya sejak balita itu terlahir kondisi kesehatannya tidak pernah stabil.

Penyakit yang diderita buah hati dari pasangan Robin Tampubolon dan Ferina Dewi Aritonang, warga jalan Hasan C, desa Tasik Serai Barat kecamatan Pinggir kabupaten Bengkalis itu, sangat memprihatinkan. Dokter menvonis penyakit yang diderita anak itu, mulai dari radang paru paru, TB dan masih banyak lagi.

Robin Tampubolon saat dikomfirmasi wartawan pada rabu (24/8/2016), mengutarakan keluhannya. Pria yang berprofesi sebagai MPA didesa Tasik Serai Barat tersebut mengatakan kalau dirinya sudah bingung melihat kondisi buah hatinya itu.

"Memang anak saya lahir secara prematur. Dan Sejak anak saya terlahir, kondisi kesehatannya selalu menghawatirkan tidak pernah sehat, "ujarnya.

Robin juga mengatakan mereka selalu membawa anaknya berobat baik kerumah sakit umum dan swasta, namun hingga kini kondisi buah hatinya tersebut belum juga sehat.

"Kemarin anak saya itu kami bawa berobat ke RSUD Duri, namun karena tidak ada perubahan, kami dirujuk ke RSUD Arifin Ahmad Pekan Baru. Tapi sepertinya layanan di RSUD Pekan Baru kurang memuaskan, bahkan terkesan cuek untuk menangani anak saya, "ujarnya

Kami takut kenapa kenapa terhadap anak kami, lanjut Robin, mereka langsung memindahkan  anaknya kerumah sakit Santa Maria Pekanbaru.

"Selama dua minggu dirawat inap dirumah sakit Santa Maria dan dokter menyatakan anak saya sembuh, kami pun membawa pulang anak kami. Beselang hanya beberapa hari, anak kami itu sakit lagi dan hingga kini anak kami masih dirawat inap dirumah sakit Santa maria, "jelasnya.

Sambil menitiskan air mata, Robin juga menceritakan kalau dirinya sudah tidak memiliki uang untuk biaya berobat buah hatinya itu.

"Mulai dari anak saya lahir dan hingga kini anak saya belum juga sembuh, uang kami sudah habis Rp 40 juta, bahkan sebahagian dana yang habis itu masih saya pinjam,/utang. Dan yang paling menyedihkan mas, istri saya berniat untuk menjual ginjalnya untuk biaya berobat buah hati kami, tapi saya melarang hal itu. Terkait hal ini, saya berharap kepada pemerintah melalui dinas terkait, agar anak kami bisa tertolong, "harapnya. (win)

Sosial
Berita Terkait
  • Jumat, 24 Apr 2026 13:13

    Wujud Syukur, PHR Santuni 50 Dhuafa dan Tuntaskan Solusi Banjir serta Jalan Rusak di South Bekasap Duri

    BENGKALIS - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyalurkan santunan kepada 50 dhuafa di Kelurahan Pematang Pudu, Kabupaten Bengkalis, sebagai bagian dari syukuran reaktivasi kanal pencegah banjir sepanjang

  • Selasa, 21 Apr 2026 09:00

    PWI Pusat Serahkan Uang Duka kepada Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang

    Pekanbaru-Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyerahkan uang duka cita kepada keluarga almarhum Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, sebagai bentuk kepedulian dan pengho

  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:47

    Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang

    Kuansing-Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB.Uc

  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:01

    Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam, Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Zulmansyah Sekedang

    Pekanbaru-Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Indonesia setelah Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu 18 April 2026 dini ha

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:59

    Keluarga Besar PWI Berduka, Ketum Akhmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik

    Jakarta-Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.1

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.