Pemilihan Ketua Pokmas Sedinginan Diduga Tidak Profesional, Masyarakat Minta Audit Dana Kelurahan
Admin
Sabtu, 09 Jul 2022 08:37
SEDINGINAN - Kuat dugaan masyarakat Sedinginan, bahwa pemilihan ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) tahun 2022 Kelurahan Sedinginan Kecamatan Tanah Putih, yang diselenggarakan pada Jumat (8/7/22) sore, tidak dilaksanakan profesional oleh penyelenggara.
Walaupun pemilihan ketua Pokmas berjalan dengan sukses dan lancar. Tapi diduga ada kepentingan pribadi oknum pihak Kelurahan Sedinginan sehingga pemilihan ketua Pokmas dilakukan secara tidak profesional.
Pihak penyelenggara hanya mengundang pihak RT, RW dan Kepala Lingkungan saja. Sementara ketua pemuda, tokoh pemuda dan ketua Pokmas yang lama tidak di undangan oleh penyelenggara pemilihan (kelurahan).
Hal tersebut menjadi pertanyaan di tengah tengah masyarakat Sedinginan.
Kalau hanya RT, RW dan kepala lingkungan peserta pemilih, kuat dugaan peserta bisa di arahkan oleh oknum kelurahan tersebut untuk memilih salah satu calon nya.
"Alhamdulillah, pemilihan ketua pokmas untuk tahun ini untuk kelurahan Sedinginan berjalan dengan lancar dan baik. Selamat buat Yogi yang telah terpilih sebagai ketua Pokmas secara sistem voting (pemilihan langsung)", ucap Abdul Rahman selaku ketua pemuda Sedinginan.
"Walaupun pemilihan ini diduga tidak profesional, kita tidak boleh menyalahkan RT, RW dan Kepala Lingkungan sebagai peserta pemilih. Mereka itu semua tidak tahu menahu, Mereka hanya sebagai undangan. Yang bisa kita salahkan penyelenggara (kelurahan) sebagai pelaksana. Saya saja sebagai ketua pemuda Sedinginan tidak diundang sama pihak penyelenggara. Ini menjadi pertanyaan bagi diri saya. Apa yang ditakuti oleh pihak penyelenggara (kelurahan) kepada saya. Anehnya lagi, ketua lama pun tidak di undang. Seharusnya ketua yang lama itu di undang. Nah, situ lah ketua yang lama diminta pertanggung jawabannya selama dia memimpin, apa apa saja yang di bangun di Kelurahan Sedinginan dengan dana yang dikucurkan pemerintah. Kita kan tahu, dana kelurahan Sedinginan Ratusan juta Rupiah. Dan masyarakat wajib tahu kemana saja dana itu dipergunakan,'' kata dia.
Parahnya lagi, ketua yang lama saja tidak pernah melihat SK Pokmasnya. Ini sungguh luar biasa Pemimpi Lurah Sedinginan.
''
Kita minta Polres Rohil dan Kejaksaan Negeri Rokan Hilir supaya bisa mengaudit dana kelurahan kami Sedinginan ini," harapnya.
Apakah mereka tidak tahu arti dari kelompok masyarakat (Pokmas). Pokmas itu adalah sebuah kelompok yang dibentuk untuk mengelola sebuah kegiatan yang ada di masyarakat. Sehingga ketua dan keanggotaannya dipilih oleh masyarakat bukan hanya dipilih oleh RT, RW dan Kepala Lingkungan saja.
Nah, kelompok ini nantinya harus bisa mengelola sebuah kegiatan dengan profesional. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasannya. Dengan terstrukturnya pengelolaan kegiatan, tentu hasil yang didapat akan lebih maksimal.
''Meskipun personil Pokmas berasal dari masyarakat, namun pemerintah dalam hal ini pimpinan kelurahan tak bisa ikut campur untuk menentukan personil pokmas tersebut. Karena semuanya berdasarkan keputusan masyarakat itu sendiri," ungkap Abdul Rahman.