Sabtu, 25 Apr 2026
  • Home
  • Sosial
  • Penistaan Agama Oleh Ahok, Ribuan Masyrakat Bangkinang Lakukan Aksi Protes

Penistaan Agama Oleh Ahok, Ribuan Masyrakat Bangkinang Lakukan Aksi Protes

Laporan : Suhaimi
Jumat, 14 Okt 2016 17:43
Suhaimi
Aksi protes Ribuan Masyarakat Bangkinang Riau terhadap penghinaan Alquran oleh Ahok.
BANGKINANG - Ribuan umat islam melakukan pawai akbar dan aksi solidaritas untuk mengecam penistaan ayat Al-quran dan agama islam yang diduga dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok.

Aksi long march dimulai dari Markaz Islamy ( Islamic Center) Kabupaten Kampar usai pelaksanaan Salat Jumat (14/10) diikuti ribuan dari berbagai elemen masyarakat dan organisasi diantaranya, Garda Depan Pemuda Serambi Mekkah ( GPSM) Aktivis Pemuda Islam Kampar, tokoh masyarakat, Anggota DPRD Kampar dan jemaah Islamic Center beserta jemaah masjid-masjid yang berada di daerah Bangkinang Kota dan Kecamatan Bangkinang.

Dari pantauan spiritriau.com, para peserta pawai akbar ini menggunakan atribut berupa bendera bertuliskan kalimat tauhid beserta spanduk  besar bertuliskan "Tangkap dan hukum penghina Al-Quran," dilengkapi gambar Ahok.

Aksi yang berlanjut dengan melewati beberapa jalan protokol di Kota Bangkinang, semisal jalan M. Yamin, jalan A Yani dan Sisingamangaraja ini diisi dengan orasi dari beberapa tokoh agama yang disambut dengan kalimat takbir para peserta pawai takbir.

Usai Pawai akbar, massa melanjutkan orasi ditaman kota, disini beberapa tokoh kembali melakukan orasi.

Ketua GPSM, Ust Masnur dalam orasinya mengecam penistaan ayat Al-Quran yang dilakukan Ahok.

"Kita umat islam Kampar mengecam penistaan ayat suci Al-Quran oleh Ahok, kita meminta penegak hukum untuk menangkap dan menghukum Ahok," ujarnya dengan suara lantang.

Kecaman juga disampaikan Anggota DPRD Kampar, Ust Syahrul Aidi Lc. MA, dalam orasinya. "Ahok telah melecehkan Al-Quran,  apakah kita rela Al-Quran dihina, Al-Quran dilecehkan Ahok?, oleh karena itu marilah kita bersatu, mengikat persaudaraan kita, menampakan kepada musuh musuh Islam bahwa kita tidak tinggal diam," tegasnya.

Kita menjunjung tinggi NKRI, tapi jangan sampai umat islam dizolimi,dikesampingkan dan dinistakan.(shm)
Sosial
Berita Terkait
  • Jumat, 24 Apr 2026 13:13

    Wujud Syukur, PHR Santuni 50 Dhuafa dan Tuntaskan Solusi Banjir serta Jalan Rusak di South Bekasap Duri

    BENGKALIS - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyalurkan santunan kepada 50 dhuafa di Kelurahan Pematang Pudu, Kabupaten Bengkalis, sebagai bagian dari syukuran reaktivasi kanal pencegah banjir sepanjang

  • Selasa, 21 Apr 2026 09:00

    PWI Pusat Serahkan Uang Duka kepada Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang

    Pekanbaru-Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyerahkan uang duka cita kepada keluarga almarhum Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, sebagai bentuk kepedulian dan pengho

  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:47

    Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang

    Kuansing-Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB.Uc

  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:01

    Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam, Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Zulmansyah Sekedang

    Pekanbaru-Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Indonesia setelah Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu 18 April 2026 dini ha

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:59

    Keluarga Besar PWI Berduka, Ketum Akhmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik

    Jakarta-Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.1

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.