Pj Bupati Bengkalis : LPM Harus Aspiratif Dalam Menyusun Rencana Pembangunan
laporan : Supriyanto
Selasa, 22 Sep 2015 11:53
BENGKALIS – Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie mengatakan, sebagai refresentatif masyarakat dalam bidang pengelolaan pembangunan, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) memiliki tugas dan harus dapat membantu pemerintah desa/kelurahan dalam menyusun rencana pembangunan yang aspiratif.
Kemudian, menggerakkan swadaya gotong royong masyarakat, melaksanakan dan mengendalikan pembangunan, dan memelihara dan mengembangkan hasil-hasil pembangunan yang telah dilaksanakan.
Dalam menjalankan tugasnya dimaksud, imbuhnya, LPM harus dapat menjalankan fungsi dalam menanamkan dan memupuk rasa persatuan dan kesatuan masyarakat, mengkoordinasikan perencanaan pembangunan.
Selanjutnya, mengkoordinasikan perencanaan lembaga kemayarakatan yang ada di desa/kelurahan, perencanaan kegiatan pembangunan secara pastisipatif dan terpadu, dan penggalian dan pemanfaatan sumberdaya kelembagaan untuk pembangunan.
"Sebagai mitra kepala desa atau kepala kelurahan, LPM mempunyai peran strategis dalam kelancaran dan keberlanjutan pembangunan. LPM sangat berperan dalam menentukan maju mundurnya suatu desa/kelurahan," jelas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemprov Riau ini.
Karenanya, sambungnya lagi, agar tujuan keberadaan LPM dapat dicapai optimal dan perannya dapat dilaksanakan maksimal, seorang ketua dan pengurus LPM juga dituntut dan juga harus menguasai dan memahami manajemen pemerintahan, terutama dalam hal merencanakan, mengelola, melaksanakan dan memelihara program pembangunan di desa/kelurahan.
Diwakili Sekretaris Daerah H Burhanuddin, hal itu dikemukakan Ahmad Syah ketika membuka pelatihan bagi Ketua LPM, Senin (21/9/2015). Pelatihan yang ditaja Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) tersebut dilaksanakan di Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja Dilaut.
Dalam melaksanakan pembangunan, papar Ahmad Syah, seorang ketua LPM harus dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan Kepala Desa/Lurah serta seluruh pemangku kepentingan terkait.
Harus selalu membangun komunikasi dan koordinasi, sehingga sinergisitas dan soliditas antara LPM dengan stakeholder pembangunan lainnya benar-benar dapat terbina dengan baik.
"Masing-masing pihak tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Harus senantiasa bahu membahu dan bergandeng tangan. Tentunya satu sama lain tidak saling mencampuri tugas, fungsi dan perannya masing-masing," tegas Ahmad Syah.
Sementara Kepala BPMPD H Ismail menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti 80 peserta. "Kegiatan ini merupakan pelatihan bagi Ketua LPM se-Kabupaten Bengkalis angkatan I," jelas Ismail.(Sup) Sosial
Antisipasi Tindak Kriminal, Polres Dumai Melalui Polsek Jajaran Melaksanakan Penggalangan
DUMAI-Kegiatan penggalangan terhadap masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Dumai guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Pada Kamis, 16 April 2026, para Kapolsek di wilayah huk
Menuju Pasar Ekspor: Kisah Sukses Kolaborasi Pucuk Rebung - PHR Berdayakan UMKM Riau
PEKANBARU-Transformasi besar tengah berlangsung pada geliat ekonomi lokal Provinsi Riau. Pelaku UMKM yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri tanpa kepastian arah kini berhasil naik kelas melalui wada
Serangan Roket Hizbullah Lukai Sejumlah Tentara Israel di Lebanon Selatan
LEBANON SELATAN â€" Serangan roket yang dilancarkan kelompok Hizbullah dilaporkan melukai lima tentara Israel Defense Forces (IDF), di wilayah Lebanon selatan.Dilansir dari trtworld, Kamis (16/4/
Evakuasi Tahap III, Kemlu RI Pulangkan 45 WNI dari Iran
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI kembali mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran. Dalam evakuasi tahap III ini, sebanyak 45 orang dipulangkan ke Tanah
Satu Terdakwa Kasus Pemerasan Kemnaker Ajukan Diri Jadi Saksi Mahkota
JAKARTA - Salah satu terdakwa kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengajukan diri menjadi saksi mahk