Sabtu, 25 Apr 2026
  • Home
  • Sosial
  • Rekomendasikan Bandara SSK II Pindah, Wali Kota Pekanbaru: Tak Bisa Bertahan Lama di Sana

Rekomendasikan Bandara SSK II Pindah, Wali Kota Pekanbaru: Tak Bisa Bertahan Lama di Sana

Admin
Kamis, 19 Agu 2021 09:07
pekanbaru.tribunnews.com

PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, Firdaus merekomedasikan Bandara SSK II pindah, sebab tak akan bisa bertahan lama di tempat saat ini.

Wali Kota Pekanbaru, Firdaus bakal memberi rekomendasi kepada Gubernur Riau agar segera mencari lokasi alternatif bandara komersial menggantikan Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Kota Pekanbaru.

Bandara tersebut harus segera direlokasi karena hanya bisa beroperasi hingga tahun 2025 dengan kapasitas saat ini"Bandara komersial saat ini tidak bisa bertahan lama di sana, dalam kajian kita sudah harus disampaikan bahwa airport komersial hanya beberapa waktu tertentu. Jadi harus segera direlokasi karena tidak mungkin diperluas lagi," terangnya, Rabu (18/8/2021).

Menurutnya, bandara di Kecamatan Marpoyan Damai harus direlokasi karena lahan di kawasan itu terbatas.

Sedangkan kapasitas bandara ini terus mengalami peningkatan.

Saat ini kapasitas bandara itu mencapai 4 juta penumpang setiap tahunnya.

Ia menyebut bahwa dalam satu kajian kapasitas penumpang tersebut dicapai pada tahun 2025 mendatang.

Namun pada tahun 2016 silam kapasitas 4 juta penumpang dalam setahun sudah tercapai. Kenaikan kapasitas itu lebih cepat dari prediksi awal.

Firdaus menyebut bahwa kajian pun berlanjut ternyata kapasitas penumpang di bandara Pekanbaru mencapai 9,5 juta penumpang dalan setahun.

Ada peningkatan dua kali lipat dibanding kapsitas penumpang sebelumnya.

"Setelah kita lakukan diskusi bersama maka kita akan surati angkasa pura dan kementrian perhubungan melalui gubri, kita akan sampaikan bahwa untuk bandara komersial itu mesti segera direlokasi," jelasnya.

Rekomendasi ini sebagai langkah antisipasi meningkatnya jumlah kapasitas Bandara SSK II.

Ia menyebut perlu ada rancangan terkait relokasi bandara komersial menggantikan bandara saat ini.

Firdaus menyebut bahwa rencana relokasi bandara sempat dibahas pada tahun 2008 silam.

Ia menyebut sempat ada kajian terkait rencana ini.

Namun saat itu usulan relokasi bandara komersil belum mendapat persetujuan, pemerintah pusat.

Maka aktivitas bandara masih berlangsung di Bandara SSK II saat ini dengan sejumlah pengembangan.

Bandara itu berada di Kawasan Marpoyan Damai merupakan satu kawasan yang padat pemukiman. Pemerintah kota pun melakukan penataan terhadap kawasan itu.

Proses penataan kawasan ini juga melibatkan akademisi dari Universitas Riau dalam konsultasi publik menyusun Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).

Mereka membahasnya dalam konsultasi publik.

Ia menyebut bahwa dokumen LKHS sangat penting. Terutama untuk menyusun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kecamatan Marpoyan Damai.

"Kawasan Marpoyan Damai ini lebih komprehensif dan lengkap, karena kawasan itu terdapat bandara," paparnya.

Dirinya menyebut bakal dibuat kajian tentang relokasi bandara tersebut. Pemerintah kota bakal menyampaikan terkait rekomendasi  relokasi bandara komersil.

"Kita akan usulkan ke pemerintah pusat melalui gubernur terkait rencana relokasi ini," jelasnya.

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.