Kamis, 07 Mei 2026
  • Home
  • Sosial
  • Ustadz Abdul Somad Resmikan Masjid Nurul Azhar Batu Tilam, di Desa 'Surga Tersembunyi' Riau

Ustadz Abdul Somad Resmikan Masjid Nurul Azhar Batu Tilam, di Desa 'Surga Tersembunyi' Riau

Admin
Senin, 15 Agu 2022 16:44
pekanbaru.tribunnews.com

PEKANBARU Ustadz Abdul Somad ( UAS ) bersama Yayasan Tabung Wakaf Umat (YTWU), didampingi sahabat UAS serta komunitas dakwah lakukan Adventure Dakwah bersama UAS untuk meresmikan, pemakaian Masjid Nurul Azhar Batu Tilam di Desa Kebun Tinggi Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar Riau akhir pekan kemarin.

Peresmian ini ditandai dengan shalat Ashar berjama'ah sebagai shalat perdana. Mereka melakukan kunjungan di lokasi ini selama dua hari Sabtu dan Minggu kemarin.

Ketua Yayasan Tabung Wakaf Umat (YTWU) Ustadz Alnof Dinar mengatakan Pembangunan masjid dan kawasan wisata tersebut alhamdulillah telah mencapai 60 persen.

Disampaikan Alnof, perjalanan Ustadz Abdul Somad ke Masjid Nurul Azhar Batu Tilam ditemani oleh Komunitas DCab Indonesia Chapter Riau, Fevci, Terabas Lipat Kain, Dompet Dhuafa Riau, Komunitas Kampar Berbagi (KKB), dan Baznas Provinsi Riau.

Ustadz Abdul Somad dan tim mesti menempuh perjalanan darat dengan kondisi jalan tanah yang sebagiannya hanya bisa ditempuh dengan kendaraan 4x4.

"Untuk sampai di Masjid Nurul Azhar Batu Tilam, dari Pekanbaru menempuh jarak sejauh sekitar 150 KM, menghabiskan waktu kurang lebih 6-7 jam perjalanan," ujar Alnof.

Dalam event Adventure Dakwah Bersama UAS ini juga dilakukan pembagian Beras Umat Sedekah Pangan Bersama UAS (SPBU), untuk masyarakat dhuafa Desa Kebun Tinggi.

Tentunya ini disupport oleh Dompet Dhuafa Riau, Baznas Provinsi Riau, dan YBM PLN UIW Riau Kepri.

Selain itu, juga dilaksanakan Khitan Ceria Peduli Umat (KCPU) kerjasama dengan Sunathrone Indonesia dan PPNI Kabupaten Kampar."Setelah pembangunan Masjid Nurul Azhar Batu Tilam, Insya Allah akan dilanjutkan dengan pembangunan rumah imam dan Madrasah Aliyah, serta dihidupkan pengajian untuk masyarakat," ujar Alnof.

Sementara di sekitar masjid juga rencananya akan dibangun lapak dagang untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

"YTWU bersama Dompet Dhuafa Riau, Komunitas Kampar Berbagi, dan Baznas Provinsi Riau, beserta jama'ah UAS sudah berkomitmen akan melakukan pengiriman dai dan guru ke masjid dan madrasah aliyah Nurul Azhar Batu Tilam" ungkap Alnof.

Alnof mengucapkan apresiasi dan rasa terimakasih kepada para pewakaf dan pemberi sedekah.

"Semoga Allah beri balasan berlipat ganda di dunia dan akhirat, menjadi pahala jariyah bagi Ayahanda, Ibunda, Abang, dan Kakak, serta bermanfaat luas bagi umat," jelasnya.

Batu Tilam merupakan sebuah hidden paradise (surga tersembunyi) yang sangat eksotik yang terletak di hutan belantara Ulayat Desa Kebun Tinggi Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar Riau.

"Datanglah kesini minimal untuk melepas penat, healing kata anak sekarang. Saksikan suasana hutan perawan yang asri, dihiasi pokok kayu besar menjulang tinggi," ajak Alnof.

Batu Tilam yang merupakan kawasan tanpa signal HP menjadi sumber energi dan inspirasi tersendiri. Tenang pikiran dan sejuk hati selama disana. Apalagi sempat mandi dengan air terjun yang dingin bersama para sahabat dan kerabat, akan semakin membuat suasana semakin hangat.

Ustadz Abdul Somad bersama rombongan ke Batu Tilam untuk tujuan Dakwah Adventure mensupport kehidupan beragama, pendidikan, sosial budaya, dan ekonomi masyarakat berbasis pengelolaan zakat, infaq, sedekah, dan wakaf.

"Di tengah hutan, kami mengaji di malam hari dan shalat malam di penghujung malam bersama Tuan Guru UAS dan santri Pesantren Nurul Azhar," jelas Alnof.

Kapanpun bisa datang ke Batu Tilam. Ada masyarakat yang menyambut dan pengelola yang mengurus wisatawan selama disana. Tinggal komunikasikan dengan pemerintahan desa atau komunitas yang menjadi mitra desa.

Sekedar menginap semalam dua malam, tersedia cottage 10 kamar dengan sewa Rp 300.000/kamar bisa diisi empat orang.

Ada selasar yang bisa menampung sekitar 200 orang pengunjung, pengelola juga menyediakan tenda kemah. Bisa pula tidur didalam kemah atau cukup tidur dengan sleeping bag tanpa tenda. Silahkan pilih sesuai selera.

Untuk makan, ada UMKM, kelompok masyarakat yang dikelola oleh pemerintahan desa siap menyediakan makan bagi para pengunjung. Cukup membayar Rp 35.000/porsi. Insya Allah tak akan lapar.

"Bila tak ada kendaraan 4x4 dan terabas atau belum berpengalaman adventure untuk menempuh medan overline/offroad, sebaiknya berangkatlah dengan komunitas mobil penggemar adventure yang ada di Riau. Banyak sahabat kami yang siap menemani para pengunjung ke Batu Tilam" kata Alnof.

Jika nanti jalan provinsi Lipat Kain-Taram yang menjadi akses menuju Batu Tilam sudah diaspal, sahabat bisa datang dengan kendaraan keluarga dan singgah di Masjid Nurul Azhar Batu Tilam sebagai Rest Area Produktif berbasis wakaf.

Di kawasan ini bisa parkir kendaraan bahkan bisa camping ground. Lalu sewalah kendaraan 4x4 milik masyarakat dan komunitas atau jasa ojek yang mengantarkan ke Batu Tilam di tengah rimba.

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.