Travel
Percantik Sungai Cisadane dan Ciliwung, Bogor Bakal Punya Spot Wisata Air Keren!
Selasa, 19 Mar 2019 11:05
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung dan Cisadane (BBWSCC) meminta Pemkot Bogor serius dalam mengelola, menata, serta membangun wisata air.
"Iya, Pemkot Bogor mengusulkan ingin menata Sungai Ciliwung dan membangun wisata air Sungai Cisadane. Kita persilakan asalkan kelola dengan baik," kata Kepala BBWSCC Ke menterian PUPR Bambang Hidayah di Bogor, kemarin. Jika terwujud menjadi tempat wisata air, maka harus dikelola dengan baik, begitu juga dengan anggarannya harus diper siapkan.
"Ini kan perlu dana pengelolaan tiap tahun dan anggarannya harus dialokasikan. Makanya, saya menyarankan kalau bisa buat nota kesepahaman atau Memorandum Of Understanding (MoU) saja," ujarnya. Pihaknya mengaku tak bisa membantu dalam mengeluarkan atau mengalokasikan anggaran pengelolaan tempat wisata air yang akan dibangun.
"Nah, kita dalam masalah dana pengelolaan, tidak bisa mengalokasikan dana yang bukan aset kita," katanya. Terkait program naturalisasi, pihaknya tak mempermasalahkan, khususnya menyangkut detail engineering design (DED) yang diusulkan Pemkot Bogor dalam membuat jogging track di tepi Sungai Ciliwung.
"Kalau saya melihat dari desainnya, bukan ma sa lah layak tidak layak. Saya memandang desainnya memang bagus. Karena untuk wisata air dan naturalisasi Ciliwung di Kota Bogor itu bagus," tuturnya.
Hanya saja, kata dia, perlu adanya penataan dalam beberapa aspek di antaranya aspek hukum dan masalah sosial. Camat Bogor Tengah Agustiaysah mengaku program pembangunan wisata air Cisadane dan naturalisasi Sungai Ciliwung serta jogging track di wilayahnya itu sudah di rancang sejak jauh hari.
"Jadi, selain kampung tematik, rupanya kita juga akan membuat wisata air, tepatnya di aliran Sungai Cisadane yang ber ada di Kelurahan Kobon Kalapa dekat Gang Kepatihan, Bogor Tengah," katanya.
Wisata air tersebut akan dibuat setelah pembuatan kampung tematik Jendela Dunia selesai. "Nanti di bawah ada Sungai Cisadane dan di bawahnya sudah dirancang pengembangan wisata air tiga dimensi," ujarnya. Selain itu, pihaknya juga akan mengembangkan wisata edukasi berupa pengelolaan sampah di Gang Kepatihan.
Nanti pengunjung yang datang ke Kampung Jendela Dunia tak hanya sekadar ber - foto, tapi juga bisa mendapat edukasi sambil menikmati wisata air.
"Iya, kita dengan warga di sini sudah bicara banyak. Jadi kampung tematik ini nanti lebih berdimensi swafoto, foto selfie, dan dimensi pembelajaran. Nanti juga di sini warga akan kita tonjolkan pengelolaan sampahnya," kata nya.
Sumber: okezone.com
Belanda Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan di Piala Dunia Usai Bantai Swedia 5-1
HOUSTON - Timnas Belanda memecahkan rekor tak terkalahkan terpanjang sepanjang gelara Piala Dunia. Kemenangan 5-1 atas Swedia pada Minggu (21/6/2026) dini hari membuat The Oranje mencetak re
Respon Keluhan Warga, Pemprov Riau Langsung Perbaiki Jalan Rusak Simpang Perak Pelalawan
PEKANBARU - Keluhan warga soal jalan rusak dan berlubang di Ruas Simpang Perak, Kabupaten Pelalawan, akhirnya mendapat respons nyata dari Pemerintah Provinsi Riau. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan
200 Peserta Meriahkan Festival Gasing se Riau di Kabupaten Inhu
RENGAT - Gasing merupakan olahraga tradisional masyarakat Riau. Untuk melestarikan dan mengembangkan permainan gasing di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menggelar festiva
Tabrakan Beruntun di Kuansing, Seorang Pelajar Tewas di Lokasi Kejadian
KUANSING â€" Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Kabupaten, Desa Seberang Cengar, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Sabtu (20/
Bupati Suhardiman Gandeng Wabup Inhu Tinjau Arena MTQ Riau, Pastikan Kuansing Siap Ukir Sejarah
KUANSING â€" Keseriusan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dalam menyukseskan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau terus ditunjukkan.Bupati Kuansing, Suhardiman Am