Intip Keunikan 3 Cagar Biosfer Baru Indonesia yang Ditetapkan UNESCO
Admin
Sabtu, 07 Nov 2020 09:55
UNESCO menetapkan tiga cagar biosfer baru di Indonesia dalam Sidang ke-32 International Coordinating Council (ICC) Man and the Biosphere (MAB) UNESCO secara daring pada 27-28 Oktober 2020.
Dengan demikian, Indonesia kini memiliki 19 cagar biosfer atau kawasan ekosistem yang eksistensi konservasi keanekaragaman hayatinya diakui dunia internasional. Luasnya mencapai 29 juta hektare dan menjadi bagian dari World Network of Biosphere Reserves (WNBR).
Menurutnya, pembangunan dan pengembangan cagar biosfer menjadi sarana mewujudkan komitmen bangsa Indonesia dalam melaksanakan berbagai konvensi terkait dengan lingkungan hidup, keanekaragaman hayati, dan perubahan iklim.
Adapun tiga cagar biosfer baru Indonesia ditetapkan UNESCO adalah Cagar Biosfer Bunaken Tangkoko Minahasa, Cagar Biosfer Karimunjawa Jepara Muria, dan Cagar Biosfer Merapi Merbabu.
1. Cagar Biosfer Bunaken Tangkoko Minahasa
Cagar Biosfer Bunaken Tangkoko Minahasa terletak di Minahasa, Sulawesi Utara. Cagar biosfer ini dikenal dengan ekosistem vulkanik yang memiliki 746.405,92 hektare habitat darat dan laut.

Bunaken (Indonesia.Travel)
Sedangkan alam bawah laut Bunaken memiliki 390 spesies terumbu karang, 3.000 spesies ikan, spesies rumput laut, dan spesies alga. Kawasan Bunaken ini juga meliputi pesisir hutan bakau, pulau-pulau, dan ekosistem darat.
Selain itu Bunaken memiliki 40 spot menyelam yang seakan menjadi surga bagi para penyelam. Di laut Bunaken inilah para penyelam dapat menikmati keindahan reruntuhan kapal Jerman yang telah ditumbuhi terumbu karang.
2. Cagar Biosfer Karimunjawa Jepara Muria
Cagar Biosfer Karimunjawa Jepara Muria di Jawa Tengah terletak di wilayah pegunungan yang mengelilingi Gunung Muria. Penetapan cagar ini juga meliputi daerah Kabupaten Kudus, Jepara, dan Pati.

Karimunjawa
Setidaknya terdapat 400 spesies fauna laut dan ragam ikan hias yang hidup di terumbu karang. Kemolekan kawasan ini kian bertambah dengan keberadaan cagar Merapi Merbabu Menoreh.
Daya pikat Karimunjawa ada pada wisata pegunungan dan perbukitannya. Tempat yang menjadi favorit para pendaki dan wisatawan untuk menikmati pesona alam Karimunjawa.
3. Cagar Biosfer Merapi Merbabu Menoreh
Cagar Biosfer Merapi berada di Jawa Tengah luasnya 254.877 hektare. Wilayah ini meliputi Taman Nasional Gunung Merapi, Taman Nasional Gunung Merbabu, dan Suaka Margasatwa Sermo.

Gunung Merapi diffoto dari Gunung Merbabu (Okezone.com/Salman Mardira)
Setiap kekayaan alam di wilayah ini memiliki peranan penting untuk melindungi ragam spesies endemik Jawa, termasuk Cagar Merapi Merbabu Menoreh.