Negeri Serambi Makkah Siap Menyambut Kunjungan Wisatawan
Admin
Selasa, 01 Des 2020 09:30
KALANGAN pelaku pariwisata di Provinsi Aceh telah siap menerima kunjungan wisatawan setelah sempat "mati suri" imbas pandemi Covid-19.
"Kini, para pelaku pariwisata di Aceh sudah siap menerima kunjungan wisatawan. Tentunya kunjungan tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat," kata pelaku pariwisata, Kisswoyo, di Banda Aceh, Senin, 30 November 2020 kemarin.
"Sekarang ini sudah banyak pelaku pariwisata di Aceh menawarkan paket. Kendati yang berkunjung masih sebatas wisatawan nusantara, namun itu sudah menghidupkan kembali usaha-usaha pariwisata yang mati," kata dia.
Dengan kebangkitan sektor pariwisata tersebut, sambungnya, menjadi harapan setelah sekian lama terpuruk akibat pandemi virus corona jenis baru yang dikenal dengan nama Covid-19.
"Kendati pandemi Covid-19 masih berlangsung, para pelaku pariwisata harus mampu beradaptasi dengan kondisi yang ada. Kita tentu tidak ingin pariwisata Aceh terus terpuruk. Kita harus siap menerima kunjungan wisatawan," tutur dia.
Oleh karenanya, Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Aceh Besar itu mengingatkan para pelaku pariwisata di Aceh untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.
"Protokol kesehatan ini merupakan kunci kebangkitan pariwisata Aceh. Jangan sampai sektor pariwisata menjadi klaster penyelenggaraan Covid-19. Jika menjadi klaster, maka yang rugi adalah para pelaku pariwisata," pungkasnya.