Minggu, 21 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Sejarah Tari Ronggeng Bugis, Alat Mata-matai Kerajaan Pajajaran

Travel

Sejarah Tari Ronggeng Bugis, Alat Mata-matai Kerajaan Pajajaran

Senin, 18 Mar 2019 08:39
okezone.com
Sejarah tari ronggeng bugis.

BANYAK sekali warisan budaya yang dimiliki Kota Cirebon. Salah satunya adalah kesenian tari tradisional yang bernama Tari Ronggeng Bugis, atau Tari Telik Sandi.

Sepintas, jika dilihat dari namanya, mungkin kita akan mengira kalau tarian tersebut berasal dari suku Bugis, di Sulawesi Selatan. Namun nyatanya, tarian ini asli berasal dari Cirebon.

Salah satu pelaku seni di Cirebon, Ikhwan mengatakan, tari Ronggeng Bugis adalah jenis tarian dengan unsur komedi, yang dimainkan oleh satu atau beberapa penari laki-laki yang menggunakan busana perempuan. Biasanya mereka akan mengenakan busana mirip badut, supaya bisa memancing gelak tawa dari para penonton.

"Tari Ronggeng Bugis ini salah satu dari banyaknya tarian tradisional yang ada di Jawa Barat," ujarnya, Sabtu (16/3/2019).

Ia menjelaskan, nama tarian tersebut berasal dari dua suku kata, yakni Ronggeng dan Bugis. Kata Ronggeng sendiri memiliki makna sebagai penari perempuan. Sedangkan kata Bugis adalah nama dari salah satu suku di Sulawesi Selatan.

Menurut sejarahnya kata Ikhwan, kala itu Sunan Gunung Jati membentuk sebuah kelompok yang diberi nama Pasukan Telik Sandi. Pasukan tersebut bertugas untuk memata-matai wilayah Pajajaran, dengan cara melakukan penyamaran sebagai seorang penari ronggeng, yang dilakukan oleh orang Bugis di Cirebon.

"Dari penyamaran itu munculah Tarian Ronggeng Bugis, yang semua penarinya adalah laki-laki," tambahnya.

Ikhwan sendiri mengaku, saat ini tarian tersebut sudah menjadi salah satu pertunjukkan rakyat yang sangat menghibur. Namun sayangnya, tarian ini tidak banyak diketahui oleh masyarakat.

"Sekarang tarian ini menjadi seni pertunjukkan rakyat yang sangat menghibur.Tapi sayangnya, belum terlalu dikenal oleh masyarakat," pungkasnya.


Sumber: okezone.com

Traveler
Berita Terkait
  • Minggu, 21 Jun 2026 17:32

    Belanda Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan di Piala Dunia Usai Bantai Swedia 5-1

    HOUSTON - Timnas Belanda memecahkan rekor tak terkalahkan terpanjang sepanjang gelara Piala Dunia. Kemenangan 5-1 atas Swedia pada Minggu (21/6/2026) dini hari membuat The Oranje mencetak re

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:27

    Respon Keluhan Warga, Pemprov Riau Langsung Perbaiki Jalan Rusak Simpang Perak Pelalawan

    PEKANBARU - Keluhan warga soal jalan rusak dan berlubang di Ruas Simpang Perak, Kabupaten Pelalawan, akhirnya mendapat respons nyata dari Pemerintah Provinsi Riau. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:21

    200 Peserta Meriahkan Festival Gasing se Riau di Kabupaten Inhu

    RENGAT - Gasing merupakan olahraga tradisional masyarakat Riau. Untuk melestarikan dan mengembangkan permainan gasing di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menggelar festiva

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:18

    Tabrakan Beruntun di Kuansing, Seorang Pelajar Tewas di Lokasi Kejadian

    KUANSING â€" Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Kabupaten, Desa Seberang Cengar, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Sabtu (20/

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:16

    Bupati Suhardiman Gandeng Wabup Inhu Tinjau Arena MTQ Riau, Pastikan Kuansing Siap Ukir Sejarah

    KUANSING â€" Keseriusan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dalam menyukseskan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau terus ditunjukkan.Bupati Kuansing, Suhardiman Am

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.