- Home
- Advertorial
- Provinsi Kepri Gelar Pengukuhan Forum Pembaruan Kebangsaan dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat
Provinsi Kepri Gelar Pengukuhan Forum Pembaruan Kebangsaan dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat
M.Ravi
Minggu, 08 Sep 2019 15:38
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menggelar Pengukuhan Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi Kepulauan Riau bertempat di Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau Jl. S.M. Amin No. 1 Kota Tanjungpinang, Minggu (8/9/2019).
Hadir pada kegiatan tersebut:
1. Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto, S.Sos., M.M.
2. Ketua LAM Provinsi Kepri H. Abdul Razak.
3. Kepala Kesbangpol Provinsi Kepri H. Ir. Lamidi, M.M.
4. Rektor UMRAH Prof. Dr Syafsir Akhlus M.Sc.
5. Wakil Ketua MUI Provinsi Kepri Bambang Hariono, M.Pd.
6. Kepala Basarnas Kota Tanjungpinang Mu'min Maulana.
7. Danlanud RHF Tanjungpinang diwakili Kadispers Letkol Adm Dimas Soleh, S.E.
8. Kapolres Tanjungpinang diwakili Kasat Intelkam AKP Monang P. Silalahi.
9. Dandim 0315 Bintan diwakili Kapten Inf Rusdianto
10. Gerakan Organisasi Wanita se-Provinsi Kepri.
11. Ormas, OKP dan LSM Provinsi Kepri.
12. Siswa SMA se-Kota Tanjungpinang.
dengan total yang hadir kurang lebih 500 (lima ratus) orang.
Pada kegiatan tersebut dibacakan Deklarasi Kebangsaan Bhineka Tunggal Ika, dari Sabang sampai Merauke oleh Ketua LAM Provinsi Kepri yang berbunya sbb :
DEKLARASI KEBANGSAAN
Kami Masyarakat Provinsi Kepulauan Riau dari seluruh Suku dan Agama yang ada di Provinsi Kepulauan Riau sepakat menyatakan Deklarasi
1. Menjaga Persatuan Kesatuan dan Keutuhan Negara Republik Indonesia dari Sabang sampai Merauke.
2. Menjaga Budaya Hidup Rukun dan Damai dengan penuh kasih sayang.
3. Semoga Allah SWT Tuhan yang maha esa merestui usaha kita.
Dengan menggunakan pakaian adat dari daerahnya masing-masing, seluruh yang hadir pada kegiatan ini ikut membacakan deklarasi kebangsaan mewakili seluruh suku bangsa Indonesia yang ada di Prov. Kepri.
Dalam acara tersebut juga dihadiri perwakilan 3 orang Mahasiswa Kepri asal Papua yang bernama Rey, Novi dan Rino yang menggunakan pakaian adat papua, mereka mengajak masyarakat papua yang berada di indonesia terkhusus untuk masyarakat yang berada dipapua untuk tidak terprovokasi dengan berita - berita hoaks yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa indonesia, karena papua tetap indonesia.
Kegiatan juga diisi dengan pengukuhan FPK dan FKDM Prov. Kepri masa Bhakti 2019-2022 dengan susunan sbb :
FPK:
a. Datok Endy Maulidi, SH, MH (Ketua).
b. Datok H. Raja Imran Hanafi (Wakil Ketua).
c. Drs. Syahrial Desa Putra Tarigan (Wakil Ketua).
d. Syafarudin, S.Sos (Sekretaris).
e. Anggota yang berjumlah 24 Orang.
FKDM:
a. Ridarman Bay, S.E, M.M (Ketua)
b. Drs. Edward Mandala, M.Si (Wakil Ketua)
c. Drs. Nazaruddin, MH (Sekretris)
d. Rini Pratiwi, S.Pd, M.Pd (Bendahara)
e. Anggota yang berjumlah 7 Orang.
Salam hormat kami,
Humas Polres Tanjungpinang (Rilis/Ravi)
4 Cara Bikin Tummy Time Jadi Momen Seru, Bukan Drama!
EMPAT cara bikin tummy time jadi momen seru akan diulas Okezone dalam artikel ini. Tummy time atau sesi melatih bayi tengkurap sering kali menjadi momen yang menantang bagi or
Wisatawan Indonesia Mulai Lirik Australia, Tren Sportcation Ikut Meningkat
JAKARTA â€" Minat wisatawan Indonesia untuk berkunjung ke Australia menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan laporan Consumer Demand Project 2025 dari Tou
Penelitian Ungkap Risiko Kehilangan Massa Otot pada Penggunaan Obat Diet
JAKARTA â€" Studi terbaru menyoroti adanya perbedaan dampak dari penggunaan obat penurun berat badan (diet) terhadap kondisi tubuh, khususnya terkait massa otot. Temuan ini menunjukkan bahwa penu
Mitos atau Fakta: Tubuh Terkilir dan Bengkak Gara-Gara Cedera Sebaiknya Langsung Diurut?
BANYAK orang masih percaya bahwa cedera seperti terkilir atau bengkak sebaiknya langsung diurut agar cepat sembuh. Praktik ini sudah lama menjadi kebiasaan turun-temurun di ma
Pekerja Waspada! Kemenkes Ungkap Demam Berdarah Dengue Bisa Terjadi di Tempat Kerja
JAKARTA - Demam Berdarah Dengue (DBD) sering kali identik dengan lingkungan rumah atau permukiman padat. Padahal, risiko penularan penyakit yang disebabkan virus dengue ini juga dapat terjadi di