Celebrity
Ernest Prakasa Bakal Garap Film Spin Off AADC, Milly & Mamet
Senin, 26 Mar 2018 11:29
JAKARTA - Rasa penasaran atas kelanjutan kisah cinta Rangga dan Cinta, sudah terjawab lewat AADC? 2. Namun, dari alur cerita itu, muncul rasa penasaran baru tentang karakter lainnya. Di sekuel AADC? 2 diceritakan bahwa Milly dan Mamet menjadi pasangan suami-istri.
Melihat peran baru keduanya tidak sedikit penonton yang penasaran bagaimana perjalanan mereka hingga akhirnya menikah. Kini, keingintahuan para penonton itu dipastikan akan segera terjawab.
Sang produser, Mira Lesmana, akan mengangkat kisah perjalanan Milly dan Mamet secara khusus. Milly masih tetap diperankan Sissy Prescillia dan Mamet diperankan Dennis Adiswara.
"Karakter Milly selalu mencuri perhatian dan dicintai banyak orang. Saat di AADC 2 kami memutuskan membuat Milly dan Mamet menjadi suami-istri, banyak orang yang excited. Penggemar AADC penasaran bagaimana sampai mereka jadian, dan seperti apa kehidupan mereka berdua di luar keberadaan geng Cinta. Akhirnya, kami putuskan untuk membuat cerita khusus tentang Milly & Mamet," papar Mira.
Berbeda dengan kisah perjalanan cinta Rangga dan Cinta, yang
disutradarai Rudy Soedjarwo (AADC?) dan Riri Riza (AADC? 2). Untuk kisah
perjalanan Milly dan Mamet ini, Mira yang bekerja sama dengan
Starvision mempercayakan Ernest Prakasa untuk duduk di kursi sutradara.
Menurut Mira, Ernest dengan sepak terjangnya di industri film Tanah Air, dinilai layak membesut cerita pasangan itu.
"Sejak nonton Ngenest, saya yakin betul dengan bakat penyutradaraan Ernest. Saat ide untuk membuat kisah Milly & Mamet muncul. Seusai nonton Cek Toko Sebelah, saya dan Riri yakin betul Ernest akan menjadi sutradara yang paling cocok untuk menyutradarai Milly & Mamet," papar dia.
Kepercayaan yang diberikan Mira Lesmana itu pun, kontan disambut baik Ernest. Sutradara yang juga komika itu mengaku senang diberi kepercayaan untuk membesut film yang pernah menjadi buah bibir masyarakat Indonesia itu.
"Saya mengagumi Mira Lesmana dan Riri Riza sebagai duo yang punya kreativitas, keberanian dalam berinovasi, serta kepedulian yang tulus terhadap kemajuan perfilman Indonesia. Karena AADC adalah salah satu karya paling fenomenal di sejarah layar lebar Indonesia, saya berharap bisa memenuhi ekspektasi penonton yang sudah menyukai film-film saya sebelumnya dan memberikan kontribusi dan warna baru di dunia AADC," tutur dia.
Dalam kesempatan itu, Ernest mengatakan dirinya akan memulai syuting pada Agustus mendatang. Lokasi syuting lebih banyak dilakukan di sekitaran Jabodetabek. Sayang, dia belum mau memberi penjelasan lebih rinci terkait siapa saja yang akan dilibatkan dalam proyek Miles Films dan Starvision itu.
"Untuk pemerannya, selain Sissy dan Dennis, saya belum bisa mengumumkannya sekarang. Untuk syutingnya sendiri, rencananya akan dimulai di bulan Agustus dengan mengambil lokasi mayoritas di Jabodetabek," kata dia.
(okezone.com)
Celebrity
Dasco Pimpin Langsung Raker Bersama Pemerintah Bahas RUU PPRT
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin secara langsung rapat kerja (Raker) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dalam rangka membahas rancangan Undang-
DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang
JAKARTA â€" Wacana penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan peran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuat di tengah dinamika kebijakan publik nasional. Program tersebut dinilai perlu di
Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka
JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid
Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan
Ketahanan Pangan dan Energi, RI Siapkan Hilirisasi Ubi Kayu
JAKARTA - Program pengembangan dan hilirisasi komoditas ubi kayu dipersiapkan. Hal ini untuk mendukung agenda pemerintah yaitu program ketahanan pangan dan energi nasional. Progra