selebriti
Luapan Amarah Publik Singapura Atas Kematian Aktor Saat Wajib Militer
Jumat, 25 Jan 2019 16:41
Insiden itu dialami Aloysius Pang (28) atau Pang Wei Chong saat ikut wajib militer dan bertugas sebagai teknisi persenjataan pada Batalion Artileri Singapura ke-268. Dia ikut pelatihan tahunan militer Singapura bernama 'Exercise Thunder Warrior' di Waiouru Training Area, Selandia Baru pada 19 Januari lalu.
Pang meninggal setelah terluka saat ditugaskan memperbaiki sebuah gun barrel yang rusak pada sebuah tank bernama Singapore Self-Propelled Howitzer (SSPH). Dia berada di kabin artileri howitzer, saat bagian gun barrel diturunkan ke posisi standby sehingga mengurangi ruang gerak dalam kabin.
"Kami semua hancur ketika tim medis berbicara kepada kami bahwa kondisinya (Pang-red) semakin memburuk dan kita harus bersiap untuk hal terburuk," tulis salah satu saudara Pang seperti dilansir media Singapura, theindependent.sg, Jumat (25/1/2019).
"Kita akan kehilangan seorang saudara laki-laki. Dan orangtua saya akan kehilangan putra tercinta mereka yang baru berusia 28 tahun," imbuhnya.
"Permisi admin, bisakah Anda berhenti menghapus komentar-komentar," tulis salah satu pengguna Facebook pada postingan MINDEF yang mengumumkan kematian Pang.
Beberapa komentar lainnya di media sosial menyerukan agar Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen dan Panglima Militer Singapura Mayor Jenderal Goh Si Hou mengundurkan diri. Komentar lainnya berisi kekhawatiran para orangtua atas keselamatan putra-putra mereka yang juga sedang ikut wajib militer atau sedang mengabdi pada militer Singapura, bahkan juga membuat khawatir orangtua yang anaknya akan masuk militer.
"NS/Reservist adalah penyebab utama kematian dan bukan perang. #ironi," sebut salah satu pengguna Facebook bernama Lutefield Hadi. NS/Reservist adalah istilah untuk menyebut wajib militer di Singapura.
"Putra-putra Singapura kehilangan nyawa mereka, BUKAN DALAM PERANG tapi DALAM SITUASI DAMAI!!! Apakah untuk ini putra-putra Singapura dilatih? MINDEF, pikirkan lagi gagasan Anda! Satu kematian sudah terlalu banyak tapi beberapa waktu terakhir berapa banyak berita kematian yang kami terima, baik itu NSD atau Operational Ready NSmen?" tulis pengguna Facebook bernama Nigel Tan.
"Tentara-tentara gugur dalam perang sungguhan. Tentara Singapura tewas dalam latihan. Apa yang Anda semua lakukan MINDEF????? Kebanyakan dari kami hanya memiliki satu atau dua anak," ujar Levin Foo dalam komentar Facebook-nya.
"Pak Ng, tolong mundur jika Anda punya hari nurani," cetus seorang pengguna Facebook bernama Fulcum Daniel, yang menyerukan Menhan Singapura mengundurkan diri.
(detik.com) Celebrity
Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20
Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran
BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E
Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti
SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k
Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal
Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta
Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye