Sabtu, 20 Jun 2026
- Home
- Pendidikan
- Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T
Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 20 Jun 2026 15:02
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penyediaan listrik dan konektivitas internet berbasis Starlink, salah satunya di Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara. Inisiatif strategis ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan infrastruktur digital yang selama ini menghambat proses belajar mengajar di daerah-daerah tersebut.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menegaskan bahwa penyediaan infrastruktur dasar ini menunjukkan komitmen pemerintah. "Untuk sekolah-sekolah tanpa akses internet dan listrik, kami telah berjanji untuk memberikan bantuan tersebut," ujar Abdul Mu'ti dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (20/6). Langkah ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi siswa dan guru di daerah 3T untuk terlibat dalam pembelajaran digital dan mengakses informasi terkini, sekaligus meningkatkan Akses Internet Pendidikan secara merata.
Sebelum kunjungan kerja yang dilakukan, Kemendikdasmen telah memberikan berbagai bentuk dukungan di lapangan untuk mempersiapkan implementasi program. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan kualitas pendidikan di Nias Utara dan daerah 3T lainnya dapat meningkat secara signifikan. Program ini juga menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan di seluruh pelosok negeri.
Pemerataan Akses Pendidikan di Daerah 3T
Kemendikdasmen secara konsisten berupaya memperluas jangkauan Akses Internet Pendidikan, terutama di daerah 3T yang seringkali menghadapi tantangan geografis dan infrastruktur. Program penyediaan listrik dan internet Starlink ini merupakan bagian integral dari strategi besar tersebut. Fokus utama adalah memastikan setiap sekolah, tanpa terkecuali, memiliki fasilitas dasar yang memadai untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menekankan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk menyediakan bantuan bagi sekolah-sekolah yang belum memiliki akses internet dan listrik. Komitmen ini tidak hanya sebatas janji, melainkan diwujudkan melalui tindakan konkret di lapangan. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan digital antara sekolah di perkotaan dan pedesaan, sehingga semua siswa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.
Penyediaan infrastruktur dasar ini dilakukan melalui berbagai skema bantuan yang terencana dan terukur. Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa Kemendikdasmen tidak hanya fokus pada kurikulum, tetapi juga pada fondasi pendukung pendidikan yang krusial. Dengan demikian, ekosistem pendidikan yang inklusif dan merata, didukung oleh Akses Internet Pendidikan yang kuat, dapat tercipta di seluruh wilayah Indonesia.
Distribusi Starlink dan Bantuan Instalasi Listrik di Nias Utara
Untuk memperkuat Akses Internet Pendidikan, Kemendikdasmen mendistribusikan perangkat Starlink ke beberapa sekolah di Kabupaten Nias Utara. Sebanyak empat sekolah dasar (SD) dan tujuh sekolah menengah pertama (SMP) yang sebelumnya tidak memiliki akses internet kini telah dilengkapi dengan teknologi satelit canggih ini. Starlink dipilih karena kemampuannya menyediakan koneksi internet stabil bahkan di lokasi terpencil.
Selain bantuan perangkat internet, Kemendikdasmen juga memberikan dukungan finansial untuk instalasi listrik dan internet. Bantuan sebesar Rp25 juta (sekitar US$1.364) dialokasikan untuk masing-masing dari enam SD dan satu SMP di Nias Utara. Dana ini sangat penting untuk memastikan perangkat Starlink dapat beroperasi optimal dan sekolah memiliki sumber daya listrik yang memadai untuk mendukung aktivitas digital.
Bantuan ini tidak hanya sekadar memberikan perangkat, tetapi juga memastikan keberlanjutan operasionalnya. Dengan adanya dana instalasi, sekolah dapat menyiapkan infrastruktur pendukung yang diperlukan. Ini adalah langkah komprehensif untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas pendidikan.
Apresiasi Pemerintah Daerah dan Dampak Positif Program
Kepala Daerah Kabupaten Nias Utara, Amizaro Waruwu, menyampaikan apresiasi tinggi atas kunjungan dan program yang dibawa oleh Kemendikdasmen. Menurutnya, kehadiran program ini membawa dampak langsung yang signifikan terhadap peningkatan Akses Internet Pendidikan di wilayahnya. Bantuan Starlink menjadi "hadiah" berharga bagi sekolah-sekolah yang sebelumnya terisolasi dari dunia maya.
Amizaro Waruwu lebih lanjut menjelaskan bahwa beberapa sekolah di Nias Utara kini telah mendapatkan akses internet dan listrik, yang sebelumnya merupakan kesenjangan infrastruktur yang telah lama terjadi. Kondisi ini secara fundamental mengubah cara sekolah-sekolah tersebut beroperasi dan memberikan kesempatan baru bagi siswa dan guru. Harapannya, akses ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih modern dan interaktif.
Bagi sekolah-sekolah yang sebelumnya beroperasi tanpa listrik, kehadiran program ini juga memfasilitasi penyediaan sistem pencahayaan LED dan peralatan pendukung lainnya. Fasilitas tersebut kini tersedia di seluruh Kabupaten Nias Utara, menandai peningkatan signifikan dalam infrastruktur dasar pendidikan. Ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dapat menghasilkan perubahan positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat.(merdeka.com)
Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/pemerintah-perluas-akses-internet-pendidikan-dengan-starlink-di-nias-utara-solusi-daerah-3t-584700-mvk.html?page=4
komentar Pembaca