Risty Tagor Jengkel Stuart Tak Serius Pertahankan Pernikahan
Senin, 30 Nov 2015 15:57
Dalam sidang beragendakan jawaban ini, pihak Risty, Ina Rachman, kesal dengan pihak Stuart. Pasalnya, sampai sidang berjalan pihak Stuart tak kunjung hadir.
"Begitu tadi di panggilan pihak stuart belum datang. Akhirnya tadi hakim mengambil keputusan kita tunggu sampai sidang hari ini selesai baru sidang dijalankan," kata Ina, Senin (30/11/2015).
Namun, Ina Rachman tak menunggu Stuart. Ia lebih memilih pulang dan tak mengikuti persidangan.
"Tapi dari kami enggak mau nunggu ya. Menurut saya buang waktu banget," sambungnya kesal.
Sidang sendiri beragendakan jawaban dari pihak Stuart. Jika Stuart ingin rujuk, menurut Ina, harusnya ia serius dan hadir persidangan tepat waktu.
"Stuart bisa jadi serius, bisa juga enggak. Jadi kita lihat saja nanti siang dan apa sih jawabannya," tutup Ina.
Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan
JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih
Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda
PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama
LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha
JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang
Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir
Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d
OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie