Stuart Collin Jawab Tuduhan Aniaya Risty Tagor & Anaknya
Senin, 30 Nov 2015 16:26
Tak lama kemudian, kuasa hukum Stuart, Ferry Ericson hadir mewakili kliennya dalam sidang yang digelar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan itu. Dalam jawabannya, Stuart membantah adanya kekerasan.
"Risty bilang ada masalah terus menerus, padahal baru menikah tiga bulan. Kemudian, kekerasan terhadap anak itu enggak ada sama sekali. Kami bantah semua itu hari ini," ujar Ferry, di PA Jaksel, Senin (30/11/2015).
Dalam sidang sebelumnya, Risty mengungkapkan bahwa perceraian terjadi lantaran perubahan drastis sikap Stuart. Ia pun pun bukti dan saksi yang melihat perilaku aneh Stuart. Terkait hal ini, Ferry tak takut dan berharap bisa dibuktikan dalam persidangan nanti.
"Dia bilang mau datangkan banyak saksi, kami enggak takut. Soalnya, klien kami akan terus perjuangin, karena memang Stuart tak mau bercerai," tutup Ferry.
Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan
JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih
Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda
PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama
LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha
JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang
Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir
Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d
OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie