ekbis
Agar Mendatangkan PAD, Dewan Desak Pemkab Kelolah Air Panas di Dusun Tambun
Laporan: Gian Franco Zola
Senin, 19 Des 2016 10:12
Namun, setakad ini, kondisi pemandian air panas yang masih berada dalam areal Hak Guna Usaha perkebunan kelapa sawit milik PT Musim Mas tersebut, sama sekali tak ada sentuhan magis yang mampu menyulapnya menjadi ladang rupiah bagi negeri ini.
Padahal, saban hari atau setidaknya masa liburan akhir pekan tiba, pemandian air panas ini menjadi destinasi wisata alternatif bagi pasangan keluarga, hanya sekedar untuk melihat-lihat hingga berendam merelaksasi tubuh akibat kepenatan menjalani rutinitas.
Tak jarang, berbondong-bondong masyarakat tempatan yang datang dari perbagai penjuru untuk berkunjung merasakan sensasi berendam di air panas yang masih alami ini.
Anggota DPRD Pelalawan, Sudirman Laham, Senin (19/12/2016), mengungkapkan, sumber air panas ini sangat menjanjikan dan menjadi destinasi wisata, bila ada niat baik dari Pemkab memberikan sentuhan. Salah satunya, upaya membebaskan sumber air panas ini dari izin HGU perusahaan. Karena, kondisi pemandian air panas ini masih berada ditengah tegakkan pokok kelapa sawit milik PT Musim Mas.
Semisalnya, secara perlahan menggelontorkan anggaran untuk pembenahan dan penambahan berbagai sarana dan prasarana penunjang di sumber air panas, agar pengunjung betah berlama-lama dan terbius oleh objek wisata air panas.
"Karena, kita melihat Pemkab melalui Dinas terkait, sama sekali tidak ada itikad untuk memoles destinasi wisata ini. Padahal, amat menjanjikan bila Pemkab menunjukkan keseriusannya dan fokus menyulap destinasi ini. Bila objek pemandian air panas ini dikelola dengan baik, bisa saja disandingkan dengan destinasi wisata lainnya, yakni Tugu Khatulistiwa, daerah yang menjadi perlintasan matahari atau equator, juga berada di Pangkalan Lesung," ungkap Politisi PAN ini.
Sudirman mengaku akan segera mendesak Pemkab melalui dinas terkait, agar melirik destinasi ini sebagai objek wisata yang bisa mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar hingga menjadi lumbung PAD negeri ini. Karena, PAD yang diterima saat ini masih stagnan. Artinya, Dispenda belum menggali secara maksimal potensi-potensi yang ada di negeri ini. (gfz)
Menuju Pasar Ekspor: Kisah Sukses Kolaborasi Pucuk Rebung - PHR Berdayakan UMKM Riau
PEKANBARU-Transformasi besar tengah berlangsung pada geliat ekonomi lokal Provinsi Riau. Pelaku UMKM yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri tanpa kepastian arah kini berhasil naik kelas melalui wada
Serangan Roket Hizbullah Lukai Sejumlah Tentara Israel di Lebanon Selatan
LEBANON SELATAN â€" Serangan roket yang dilancarkan kelompok Hizbullah dilaporkan melukai lima tentara Israel Defense Forces (IDF), di wilayah Lebanon selatan.Dilansir dari trtworld, Kamis (16/4/
Evakuasi Tahap III, Kemlu RI Pulangkan 45 WNI dari Iran
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI kembali mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran. Dalam evakuasi tahap III ini, sebanyak 45 orang dipulangkan ke Tanah
Satu Terdakwa Kasus Pemerasan Kemnaker Ajukan Diri Jadi Saksi Mahkota
JAKARTA - Salah satu terdakwa kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengajukan diri menjadi saksi mahk
Helikopter PK-CFX Diduga Jatuh di Perbukitan Terjal Sekadau Kalbar
JAKARTA â€" Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menyampaikan perkembangan terbaru terkait helikopter PK-CFX yang hilang kontak di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Heliko