Senin, 20 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Bangun 3 Juta Rumah, REI Cari Modal Rp10 Triliun Lewat IPO di Bursa Efek

Ekonomi,

Bangun 3 Juta Rumah, REI Cari Modal Rp10 Triliun Lewat IPO di Bursa Efek

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 07 Agu 2025 16:21
okezone.com
Real Estate Indonesia (REI) Jakarta mengungkapkan adanya pengembang yang siap mengakses pembiayaan di pasar modal melalui Initial Public Offering (IPO) maupun penerbitan obligasi jangka panjang. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung program 3 juta rumah.

Ketua DPD REI Jakarta, Arvin F. Iskandar mengungkapkan, setidaknya terdapat lebih dari 50 pengembang menengah di Jakarta yang dinilai memiliki potensi untuk masuk ke bursa.

"Jadi ada rencana kita bahwa nanti untuk program jangka panjang ini, teman-teman akan kita bawa ke pasar modal. Pasar modal itu baik untuk IPO maupun obligasi-obligasi jangka panjang," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Kamis (7/8/2025).

Arvin mengatakan, untuk mendukung kesiapan para pengembang tersebut, REI DKI Jakarta berencana membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus yang akan memberikan pendampingan, termasuk dalam penyusunan laporan keuangan, penilaian aset, hingga penyusunan proyeksi bisnis.

Adapun kriteria pengembang yang akan diikutsertakan dalam proses IPO meliputi aset minimum Rp50 miliar, laporan keuangan positif dalam dua tahun terakhir, serta memiliki proyek dan land bank yang jelas. Bahkan, menurut Arvin, skema ini memungkinkan pengembang skala kecil dan menengah untuk turut serta.

Lebih jauh, REI DKI Jakarta menargetkan penghimpunan dana (raise fund) lebih dari Rp10 triliun dari program ini. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pembangunan proyek-proyek perumahan rakyat di Jakarta dan sekitarnya, dalam rangka memenuhi backlog yang masih tinggi.

"Kita targetkan sudah ada yang mulai tahun ini. Sekitar 5 pengembang target kita masuk ke pasar modal," kata Arvin.
Menurut Arvin, para pengembang yang disasar adalah mereka yang belum familiar dengan mekanisme pasar modal, khususnya kalangan menengah. Meski begitu, potensi yang dimiliki cukup besar, baik dari sisi aset, land bank, maupun proyek yang sedang dan akan berjalan.***(Okezone.com)
Ketua DPD REI Jakarta, Arvin F. Iskandar mengungkapkan, setidaknya terdapat lebih dari 50 pengembang menengah di Jakarta yang dinilai memiliki potensi untuk masuk ke bursa.

"Jadi ada rencana kita bahwa nanti untuk program jangka panjang ini, teman-teman akan kita bawa ke pasar modal. Pasar modal itu baik untuk IPO maupun obligasi-obligasi jangka panjang," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Kamis (7/8/2025).

Arvin mengatakan, untuk mendukung kesiapan para pengembang tersebut, REI DKI Jakarta berencana membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus yang akan memberikan pendampingan, termasuk dalam penyusunan laporan keuangan, penilaian aset, hingga penyusunan proyeksi bisnis.

Adapun kriteria pengembang yang akan diikutsertakan dalam proses IPO meliputi aset minimum Rp50 miliar, laporan keuangan positif dalam dua tahun terakhir, serta memiliki proyek dan land bank yang jelas. Bahkan, menurut Arvin, skema ini memungkinkan pengembang skala kecil dan menengah untuk turut serta.

Lebih jauh, REI DKI Jakarta menargetkan penghimpunan dana (raise fund) lebih dari Rp10 triliun dari program ini. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pembangunan proyek-proyek perumahan rakyat di Jakarta dan sekitarnya, dalam rangka memenuhi backlog yang masih tinggi.

"Kita targetkan sudah ada yang mulai tahun ini. Sekitar 5 pengembang target kita masuk ke pasar modal," kata Arvin.
Menurut Arvin, para pengembang yang disasar adalah mereka yang belum familiar dengan mekanisme pasar modal, khususnya kalangan menengah. Meski begitu, potensi yang dimiliki cukup besar, baik dari sisi aset, land bank, maupun proyek yang sedang dan akan berjalan.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Senin, 20 Apr 2026 20:46

    Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka

    JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid

  • Senin, 20 Apr 2026 20:42

    Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi

    JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan

  • Senin, 20 Apr 2026 20:15

    Ketahanan Pangan dan Energi, RI Siapkan Hilirisasi Ubi Kayu

    JAKARTA - Program pengembangan dan hilirisasi komoditas ubi kayu dipersiapkan. Hal ini untuk mendukung agenda pemerintah yaitu program ketahanan pangan dan energi nasional.  Progra

  • Senin, 20 Apr 2026 20:10

    Rekrutmen Manajer Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Diserbu 383.830 Orang

    JAKARTA -Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melaporkan jumlah pendaftar untuk posisi manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan telah mencapai 383.830 orang

  • Senin, 20 Apr 2026 19:32

    Pengungkapan di Belilas, Satresnarkoba Sita 7 Paket Sabu dan Ringkus Satu Pelaku

    INHU - Seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu berhasil diringkus jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hulu dalam penggerebekan di wilayah Belilas, Kecamatan Seberida

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.