Selasa, 04 Agu 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Bangun 3 Juta Rumah, REI Cari Modal Rp10 Triliun Lewat IPO di Bursa Efek

Ekonomi,

Bangun 3 Juta Rumah, REI Cari Modal Rp10 Triliun Lewat IPO di Bursa Efek

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 07 Agu 2025 16:21
okezone.com
Real Estate Indonesia (REI) Jakarta mengungkapkan adanya pengembang yang siap mengakses pembiayaan di pasar modal melalui Initial Public Offering (IPO) maupun penerbitan obligasi jangka panjang. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung program 3 juta rumah.

Ketua DPD REI Jakarta, Arvin F. Iskandar mengungkapkan, setidaknya terdapat lebih dari 50 pengembang menengah di Jakarta yang dinilai memiliki potensi untuk masuk ke bursa.

"Jadi ada rencana kita bahwa nanti untuk program jangka panjang ini, teman-teman akan kita bawa ke pasar modal. Pasar modal itu baik untuk IPO maupun obligasi-obligasi jangka panjang," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Kamis (7/8/2025).

Arvin mengatakan, untuk mendukung kesiapan para pengembang tersebut, REI DKI Jakarta berencana membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus yang akan memberikan pendampingan, termasuk dalam penyusunan laporan keuangan, penilaian aset, hingga penyusunan proyeksi bisnis.

Adapun kriteria pengembang yang akan diikutsertakan dalam proses IPO meliputi aset minimum Rp50 miliar, laporan keuangan positif dalam dua tahun terakhir, serta memiliki proyek dan land bank yang jelas. Bahkan, menurut Arvin, skema ini memungkinkan pengembang skala kecil dan menengah untuk turut serta.

Lebih jauh, REI DKI Jakarta menargetkan penghimpunan dana (raise fund) lebih dari Rp10 triliun dari program ini. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pembangunan proyek-proyek perumahan rakyat di Jakarta dan sekitarnya, dalam rangka memenuhi backlog yang masih tinggi.

"Kita targetkan sudah ada yang mulai tahun ini. Sekitar 5 pengembang target kita masuk ke pasar modal," kata Arvin.
Menurut Arvin, para pengembang yang disasar adalah mereka yang belum familiar dengan mekanisme pasar modal, khususnya kalangan menengah. Meski begitu, potensi yang dimiliki cukup besar, baik dari sisi aset, land bank, maupun proyek yang sedang dan akan berjalan.***(Okezone.com)
Ketua DPD REI Jakarta, Arvin F. Iskandar mengungkapkan, setidaknya terdapat lebih dari 50 pengembang menengah di Jakarta yang dinilai memiliki potensi untuk masuk ke bursa.

"Jadi ada rencana kita bahwa nanti untuk program jangka panjang ini, teman-teman akan kita bawa ke pasar modal. Pasar modal itu baik untuk IPO maupun obligasi-obligasi jangka panjang," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Kamis (7/8/2025).

Arvin mengatakan, untuk mendukung kesiapan para pengembang tersebut, REI DKI Jakarta berencana membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus yang akan memberikan pendampingan, termasuk dalam penyusunan laporan keuangan, penilaian aset, hingga penyusunan proyeksi bisnis.

Adapun kriteria pengembang yang akan diikutsertakan dalam proses IPO meliputi aset minimum Rp50 miliar, laporan keuangan positif dalam dua tahun terakhir, serta memiliki proyek dan land bank yang jelas. Bahkan, menurut Arvin, skema ini memungkinkan pengembang skala kecil dan menengah untuk turut serta.

Lebih jauh, REI DKI Jakarta menargetkan penghimpunan dana (raise fund) lebih dari Rp10 triliun dari program ini. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pembangunan proyek-proyek perumahan rakyat di Jakarta dan sekitarnya, dalam rangka memenuhi backlog yang masih tinggi.

"Kita targetkan sudah ada yang mulai tahun ini. Sekitar 5 pengembang target kita masuk ke pasar modal," kata Arvin.
Menurut Arvin, para pengembang yang disasar adalah mereka yang belum familiar dengan mekanisme pasar modal, khususnya kalangan menengah. Meski begitu, potensi yang dimiliki cukup besar, baik dari sisi aset, land bank, maupun proyek yang sedang dan akan berjalan.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Selasa, 04 Agu 2026 16:49

    Jawab Isu Status BI, Menkeu Sebut Perubahan Sistem Kurang Tepat

    JAKARTA - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara merespons isu yang menyebutkan Bank Indonesia (BI) akan masuk di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ia memastikan wacana ters

  • Selasa, 04 Agu 2026 16:14

    Gelar Sesepuh Raja-raja Timor Pada Jokowi Ditolak Banyak Pihak, PSI Klaim Sudah Korum

    Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedy Nur Palakka, memberikan respons terhadap polemik yang muncul usai mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima gelar adat sebagai Sesepuh Raja-Raja T

  • Selasa, 04 Agu 2026 15:37

    Pria di Minas Ditemukan Tewas di Semak Dekat Kebun Sawit, Dilaporkan Hilang 6 Hari Lalu

    SIAK-Dilaporkan hilang, seorang pria ditemukan meninggal dunia setelah enam hari di semak belukar dekat kebun sawit warga di Kampung Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak. Korban diketahui

  • Selasa, 04 Agu 2026 15:21

    Pasar Murah Pemprov Riau Hari Ini di Rumbai Barat, Ada Beras hingga Minyakita Harga Terjangkau

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali menggelar pasar murah di Kota Pekanbaru pada Selasa (4/8/2026).Kali ini, kegiatan dipusatkan di halaman Kantor Camat Rumbai Barat sebagai upaya mem

  • Selasa, 04 Agu 2026 15:20

    Kujungi Pekanbaru, Wamenkes Sebut Kesehatan Masyarakat Tak Bisa Hanya Mengandalkan Rumah Sakit

    PEKANBARU - Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tidak bisa hanya mengandalkan rumah sakit, dokter, maupun pelayanan medis. Upaya tersebut juga harus dibarengi dengan peningkatan kesejahtera

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki