Kamis, 23 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Dana Desa 2026 Tembus Rp 143 T, Menkeu: Bukan Turun tetapi Bertambah

Ekonomi,

Dana Desa 2026 Tembus Rp 143 T, Menkeu: Bukan Turun tetapi Bertambah

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 03 Sep 2025 11:45
Berita satu.com
Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan bahwa anggapan penurunan dana desa dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 tidak sepenuhnya tepat. Meski secara nominal dana desa yang tercantum hanya Rp 60,6 triliun, pemerintah juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp 83 triliun untuk program Koperasi Merah Putih yang tersebar di tingkat desa dan kelurahan.

“Kalau hanya dilihat dari angka transfer ke daerah, memang terlihat dana desa hanya Rp 60,6 triliun. Namun, masih ada Rp 83 triliun dalam bentuk kegiatan produktif koperasi merah putih. Kalau ditambahkan, totalnya jauh melebihi angka transfer dana desa tahun lalu yang Rp 70 triliun,” ujar Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama DPD RI, Selasa (2/9/2025).

Menurut Sri Mulyani, pendekatan pemerintah saat ini tidak lagi semata-mata menyalurkan dana melalui transfer ke daerah dan dana desa (TKDD), tetapi juga mengarahkan belanja kementerian/lembaga (KL) agar berdampak langsung ke masyarakat desa. Banyak program pusat yang sejatinya dinikmati masyarakat di daerah.

“APBN yang dinikmati masyarakat tidak hanya dari satu sisi seperti transfer, tetapi juga belanja pusat. Misalnya Program Keluarga Harapan (PKH), KIP, kartu sembako, Jaminan Kesehatan, hingga revitalisasi sekolah semuanya itu dirasakan langsung oleh masyarakat di desa,” jelasnya.

Khusus untuk program Koperasi Merah Putih, Sri Mulyani menjelaskan bahwa dana Rp 83 triliun akan disalurkan melalui bank-bank himpunan bank milik negara (Himbara) dalam bentuk pinjaman berbunga rendah, yakni 6% flat. Tujuannya adalah mendorong koperasi-koperasi di desa agar bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

“Kegiatan ini memang dibiayai melalui pinjaman, tetapi bunganya sangat murah. Pemerintah menaruh dananya di bank himbara. Kami harapkan koperasi ini bisa hidup, berkembang, dan meningkatkan kegiatan ekonomi rakyat. Sehingga desanya akan makin makmur,” ujarnya.

Adapun dana desa Rp 60,6 triliun tetap akan diarahkan untuk membiayai jalan desa, embung, posyandu, drainase, hingga bantuan langsung tunai (BLT). Namun Sri Mulyani menegaskan, pembangunan fisik seperti jalan dan fasilitas kesehatan di desa juga didanai lewat pos belanja pusat, termasuk melalui berbagai instruksi presiden (inpres).

“Jangan lupa, anggaran dari pusat pun ujungnya jatuhnya di daerah. Jadi kita harus melihat keseluruhan, bukan hanya dari nomenklatur TKDD saja,” tegasnya.

Sri Mulyani mengingatkan bahwa struktur anggaran 2026 sengaja dirancang untuk mendistribusikan manfaat APBN secara merata ke seluruh pelosok negeri. Dengan kombinasi dana desa dan program koperasi merah putih, pemerintah berharap desa tak hanya menjadi penerima bantuan, tapi juga pelaku pertumbuhan ekonomi.

“Jadi poin saya, desa mendapatkan manfaat langsung jauh lebih besar dari APBN. Bukan sekadar transfer rutin, tapi juga akses ke kegiatan produktif yang dibiayai negara,” tuturnya.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Kamis, 23 Apr 2026 08:24

    KAMPAK Rohil Kembali Protes, Pertanyakan Kinerja Aparat Rohil

    Rokan Hilir-Koalisi Aksi Mahasiswa Pemuda Anti Kriminal Rokan Hilir (KAMPAK Rohil) kembali melakukan aksi protes dengan membentangkan empat spanduk di sejumlah titik strategis pada Rabu (22/04/2026).A

  • Kamis, 23 Apr 2026 08:04

    Kapolda Riau Tekankan Pendekatan Humanis, Kunci Bangun Kepercayaan Publik di Era Digital

    Pekanbaru-Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa kunci utama membangun kepercayaan publik terhadap Polri terletak pada pendekatan yang humanis dan komunikasi yang efektif di tengah derasny

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:58

    Antisipasi Kecurangan UTBK di UI, Peserta Berhijab Diperiksa Pakai Metal Detector

    DEPOK - Universitas Indonesia (UI) menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Pihak panitia pun memperketat pengawasa

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:55

    Curhat Peserta UTBK SNBT 2026 di UI: Soal Lebih Susah dari Kisi-Kisi

    DEPOK - Peserta UTBK SNBT 2026 di Universitas Indonesia (UI) mulai merasakan tantangan dari soal-soal yang disajikan. Farhan Fuadi, salah satu peserta asal Jakarta, mengungkapkan bahwa tingk

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:53

    Ulangi Strategi Gaza di Lebanon, Israel Bawa Timur Tengah Menuju “Perang Abadi”

    MADRID " Menteri Luar Negeri Spanyol menyatakan bahwa Israel menerapkan strategi militer yang sama di Lebanon Selatan sebagaimana di Jalur Gaza. Ia menegaskan bahwa Israel tidak dapat mempertah

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.