Dituding Banyak Pekerja Asing di Indonesia, Ini Jawaban Hanif Dhakiri
Rabu, 02 Sep 2015 19:13
Pasalnya, diakui Hanif akan ada beberapa TKA yang masuk ke Indonesia seiring adanya pembangunan proyek infrastruktur, namun tidak dalam jumlah besar.
"Kalau istilahnya bukan pembatasan tapi pengendalian, itu bukan dari segi jumlah. Tapi bahwa yang masuk itu hanya skill (punya keahlian). Yang unskill enggak boleh," kata Hanif di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/9/2015).
"Pertanyaannya gimana kalau yang skill jadi kuli? Itu pelanggaran, kalau pelanggaran itu kita tindak, berarti kasus kan namanya ada. Jangan juga satu dua kasus kemudian digeneralisir. Kan jadi enggak benar," sambungnya.
Menurut Hanif, pemerintah pun mempunyai regulasi yang cukup ketat dalam menerima TKA yang bekerja di Indonesia. Terpenting adalah mempunyai skill dan sesuai kebutuhan.
"Sebagai dasar melakukan verifikasi. Paling sederhana begini, kalau kamu punya uang Rp50 triliun investasi di Thailand untuk bangun jembatan, akan bawa orang Indonesia enggak? Bawa pasti. Itu sesuatu yang pasti, butuh 5.000 pegawai, apa semuanya dari Indonesia? Ya nggak mungkin, pasti kan hanya beberapa ratus, yang hanya kualifikasi yang terjaga. Pemerintah masih punya kendali yang sangat baik," tukasnya.
IHSG dan Rupiah Kompak Melemah, Cermati Data Ekonomi Pekan Ini
Sejumlah sentimen global dan domestik mempengaruhi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sela
Menuju Pasar Ekspor: Kisah Sukses Kolaborasi Pucuk Rebung - PHR Berdayakan UMKM Riau
PEKANBARU-Transformasi besar tengah berlangsung pada geliat ekonomi lokal Provinsi Riau. Pelaku UMKM yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri tanpa kepastian arah kini berhasil naik kelas melalui wada
PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional Sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional
Jakarta- Sebagai langkah strategis, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong pengembangan Migas Non-Konvensional (MNK) guna menjaga keberlanjutan produksi. Berpotensi menjadi game changer memperkuat po
Bulog Kantor Cabang Rengat Salurkan Bantuan Pangan Alokasi Februari-Maret 2026, Ini Jenis Bantuannya
RENGAT - Pemerintah resmi melaksanakan launching penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu, (18/3/20
Malaysia Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS
JAKARTA - Malaysia membatalkan perjanjian dagang timbal balik alias Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat (AS). Dengan demikian tarif impor Malaysia ke AS 19% tidak berlaku lagi u