Senin, 04 Mei 2026
  • Home
  • Ekbis
  • IHSG dan Rupiah Kompak Melemah, Cermati Data Ekonomi Pekan Ini

IHSG dan Rupiah Kompak Melemah, Cermati Data Ekonomi Pekan Ini

admin
Senin, 04 Mei 2026 08:33
LIPUTAN6.COM

 Sejumlah sentimen global dan domestik mempengaruhi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) selama sepekan.

Berdasarkan catatan dalam Syailendra Research, bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Federal Reserve (the Fed) kembali mempertahankan fed fund rate (FFR) di level 3,5%-3,75%. Hal ini disebabkan inflasi yang relatif tinggi.

Selain itu, tujuh negara OPEC+ menyepakati kenaikan kuota produksi minyak sebesar 188.000 barel per day (bpd) pada Juni 2026. Di sisi lain, Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan pengunduran diri dari OPEC mulai 1 Mei 2026 untuk meningkatkan produksi tanpa hambatan kuota.

Selain itu, dalam Syailendra Research menyebutkan, S&P Global Ratings memperkirakan terjadi perbaikan pendapatan negara pada kuartal I 2026 yang dapat mengendalikan defisif Indonesia kurang dari tiga persen terhadap produk domestik bruto (PDB) dan dibantu dengan efisiensi terutama makan bergizi gratis (MBG).

S&P memperkirakan, pertumbuhan PBD Indonesia mencapai 5% YoY, rupiah berada di kisaran Rp 16.850 per dolar AS, Inflasi naik menjadi 3,2% YoY karena ada kenaikan biaya dan potensi kenaikan suku bunga acuan 50 basis poin (bps).

Selain itu, Syailendra Research menyebutkan, imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sampai ke level 6,21% pada lelang pekan lalu di tengah aksi Bank Indonesia (BI) untik menarik minat investor asing. Hal ini sekaligus diharapkan mendorong penguatan rupiah yang melemah ke 17.350 terhadap dolar AS.

Di tengah sentimen itu, pekan lalu, rupiah melemah terhadap dolar AS sebesar 0,86% ke 17.334. Sementara itu, indeks dolar AS menguat tipis 0,30% menjadi 98. Di pasar saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 2,42% menjadi 6.957 dengan aliran dana investor asing yang jeluar USD 323 juta atau Rp 5,59 triliun (asumsi kurs dolar AS 17.320). Di wall street, tiga indeks saham acuan kompak melemah antara lain indeks Nasdaq turun 0,7%, indeks Dow Jones terpangkas 0,7%, dan indeks S&P 500 merosot 0,4%.


Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona merah pada perdagangan saham Kamis, (30/4/2026). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah seluruh sektor saham yang memerah.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup turun 2,03% menjadi 6.956,80. Indeks saham LQ45 terpangkas 2,16% menjadi 669,34. Seluruh indeks saham acuan tertekan.

Pada perdagangan saham Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.109 dan level terendah 6.878,57. Sebanyak 576 saham melemah sehingga bebani IHSG. 105 saham diam di tempat dan 133 saham menguat. Total frekuensi perdagangan saham 2.664.979 kali dengan volume perdagangan saham 48,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 21,9 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.324.



Seluruh sektor saham tertekan. Sektor saham industri dan infrastruktur masing-masing merosot 2,95% dan 2,93%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham basic turun 2,9%, sektor saham energi tergelincir 1,08%, sektor saham consumer nonsiklikal susut 2,19%, sektor saham consumer siklikal terpangkas 1,84%. Lalu sektor saham kesehatan melemah 1,15%, sektor saham keuangan turun 1,73%. Kemudian sektor saham teknologi melemah 0,93% dan sektor saham transportasi merosot 0,80%.(liputan6 .com)



Sumber: https://www.liputan6.com/saham/read/6327927/ihsg-dan-rupiah-kompak-melemah-cermati-data-ekonomi-pekan-ini

Ekbis
Berita Terkait
  • Senin, 04 Mei 2026 09:19

    Awal Pekan, Sebagian Besar Wilayah Riau Diguyur Hujan dari Sore hingga Malam

    PEKANBARu- BMKG Stasiun Meteorologi Pekanbaru memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Riau berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedMasyarakat juga diimbau mewaspadai potensi

  • Senin, 04 Mei 2026 09:15

    PELALAWAN-Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan mengungkap empat kasus peredaran narkotika dalam operasi intensif yang berlangsung pada 2–3 Mei 2026.

    PELALAWAN-Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan mengungkap empat kasus peredaran narkotika dalam operasi intensif yang berlangsung pada 2â€"3 Mei 2026.Sejumlah pelaku diamankan di lokasi berbeda, mu

  • Senin, 04 Mei 2026 09:09

    Bupati-Inhil-Herman-Dorong-Konsolidasi-Politik-di-Muscab-IX-PPP

    Indragiri Hilir-Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, menegaskan pentingnya konsolidasi partai politik dan penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dalam menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) IX P

  • Minggu, 03 Mei 2026 16:50

    May Day, Megawati: Buruh Bukan Sekadar Faktor Produksi dalam Angka Ekonomi

    JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menegaskan, kaum buruh bukan sekadar faktor produksi dalam angka ekonomi. Baginya, kelas pekerja menjadi orientasi kemandirian ba

  • Minggu, 03 Mei 2026 16:39

    Ribuan Orang Dievakuasi Setelah Gunung Mayon di Filipina Erupsi

    )JAKARTA ï¿½" Ribuan orang telah dievakuasi dari berbagai kota di Provinsi Albay, Filipina, setelah Gunung Mayon meletus pada Sabtu (2/5/2026. Pihak berwenang menyatakan bahwa sedikitnya 52 desa

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.