Dolar AS Kembali Tekan Rupiah karena Ekonomi Jepang Melambat
Selasa, 08 Sep 2015 10:58
Melansir Bloomberg Dollar Index, Rupiah pada perdagangan non-delivery forward (NDF) melemah 22 poin atau 0,1 persen menjadi Rp14.288 per USD. Pagi ini, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.263-Rp14.307 per USD.
Sementara yahoofinance, dalam skup yang lebih besar, mencatat Rupiah berada di Rp14.232 per USD. Yahoofinance mencatat Rupiah bergerak di kisaran Rp14.217-Rp14.320 per USD pagi ini.
Sekadar informasi, ekonomi terbesar ketiga di dunia, Jepang, menyusut menjadi 1,2 persen pada April-Juni, lebih rendah dari estimasi awal 1,6 persen. Adapun perkiraan pasar rata-rata adalah 1,8 persen.
Belanja modal turun 0,9 persen dari kuartal sebelumnya, lebih tinggi dari periode sebelumnya sebesar 0,1 persen dan mengaburkan prospek ekonomi terbesar ketiga di dunia tersebut.
Harga Cabai Naik di Pasar Bengkalis, Ayam Potong dan Kampung Malah Turun
BENGKALIS - Harga cabai merah di pasar Terubuk Bengkalis kembali mengalami kenaikan.Sejak tiga hari terakhir cabai merah di jual pedagang Pasar Terubuk kisaran Rp 40 ribu perkilogramnya.Bahkan kenaika
Benarkah Makan Buah Apel Bisa Bikin Kurus?
JAKARTA - Benarkah makan buah apel bisa bikin kurus? Yuk simak jawabannya. Di balik tampilan buah apel yang biasa, terdapat manfaat besar yang bisa didapat oleh tubuh, salah satunya dalam penurunan be
Dokter Internship Meninggal, Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia Desak Bentuk Tim Audit
JAKARTA - Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia (MGBKI) mendesak adanya audit dan pembentukan tim audit terkait kasus meninggalnya dokter internship.Salah satu kasus terbarunya adalah kepergian dr.
Waspada Heatstroke Saat Haji, Dokter Ingatkan Bahaya Suhu 40 Derajat Celsius
Madinah - Cuaca panas ekstrem mulai menjadi perhatian serius bagi jemaah haji Indonesia. Suhu siang hingga sore hari mendekati musim haji diperkirakan mencapai 40 derajat Celsius. Suhu ekstrem ini men
Kronologi dan Modus Pengasuh Pondok Pesantren di Pati Cabuli Puluhan Santriwati
Kasus asusila ini terungkap saat Ali Yusron sebagai pengacara salah satu korban, membongkar modus terduga pelaku yang tega mencabuli puluhan santriwati. Ali menyebut bahwa terduga kiai cabul awalnya m