Jumat, 12 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • FITRA Sebut Pendapatan Daerah Riau Tahun 2026 Diproyeksikan Turun hingga 22%, Layanan Dasar Terancam

Ekonomi,

FITRA Sebut Pendapatan Daerah Riau Tahun 2026 Diproyeksikan Turun hingga 22%, Layanan Dasar Terancam

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 29 Agu 2025 13:20
cakaplah.com
Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Riau menyoroti kebijakan pemerintah pusat dalam Nota Keuangan RAPBN 2026 yang memangkas Dana Transfer ke Daerah (TKD) hingga 25 persen.

Pemangkasan ini dinilai berpotensi mengancam pemenuhan layanan dasar dan memperluas ketimpangan fiskal antara pusat dan daerah.

Koordinator FITRA Riau Tarmidzi menyebut, kebijakan tersebut bertentangan dengan ketentuan Undang-undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (UU HKPD).

Pasalnya, formula pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) sudah diatur dalam Undang-undang dan tidak bisa dipotong sepihak.

“Pemangkasan TKD harus memiliki dasar hukum yang jelas. Jika tidak, maka berpotensi melanggar UU HKPD,” tegasnya, Jumat (29/8/2025).

Berdasarkan analisis FITRA Riau, proyeksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 menunjukkan, seluruh kabupaten/kota di Riau akan mengalami penurunan pendapatan yang signifikan, dengan rata-rata antara 11 persen hingga 22 persen.

"Secara total, pemangkasan TKD untuk Riau diperkirakan mencapai Rp6,39 triliun, berasal dari DBH, Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Desa, dan Insentif Fiskal," ulasnya.

Penurunan terbesar diproyeksikan dialami Kabupaten Rokan Hulu dengan 22 persen, disusul Rokan Hilir, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, dan Kuansing dengan kisaran 21,5"21,7 persen.

Sementara itu, Provinsi Riau mengalami penurunan terendah sebesar 11,4 persen. Kota Pekanbaru dan Dumai masing-masing menurun 14,7 persen dan 14,3 persen.

FITRA mencatat, penurunan ini akan memperburuk kapasitas fiskal daerah yang selama ini sangat bergantung pada sektor ekstraktif seperti minyak, gas, hutan, dan perkebunan.

"Ketergantungan pada DBH semakin berisiko mengingat fluktuasi harga global, sementara diversifikasi ekonomi melalui sektor industri, pariwisata, dan UMKM berjalan lamban," katanya.

Kondisi ini juga menimbulkan risiko terpangkasnya layanan dasar di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga penanggulangan kemiskinan.

“Daerah dengan PAD rendah akan lebih rentan mengalami krisis fiskal, sementara fungsi desentralisasi semakin melemah karena tidak ditopang sumber daya fiskal yang memadai,” ungkap Tarmidzi.

FITRA Riau kemudian memberikan beberapa rekomendasi, di antaranya meminta pemerintah pusat meninjau ulang kebijakan pemangkasan TKD dalam RAPBN 2026, menyiapkan jaring pengaman fiskal untuk daerah yang bergantung pada transfer pusat, serta memberikan relaksasi regulasi terkait pemanfaatan Silpa dan akses pinjaman murah.

"Selain itu, FITRA mendorong pemerintah daerah melakukan spending review terhadap program yang tidak berdampak langsung pada pelayanan publik, memperkuat reformasi birokrasi, dan melakukan konsolidasi lintas daerah agar memiliki posisi tawar dalam pembahasan APBN," paparnya.***(Cakaplah.com)
Sumber: cakaplah.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:59

    Enam Tahanan Kabur Saat Dibawa Mobil Tahanan Kejari Pekanbaru Ke Pengadilan

     PEKANBARU- Enam tahanan kasus tindak pidana yang akan menjalani proses sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, melarikan diri (kabur) dari mobil tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru.K

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:49

    Pertamina Patra Niaga Kilang Dongkrak Ekonomi UMKM Lokal Lewat Dukungan Kantin TA Mayor 2026

    PEKANBARU - Pelaksanaan kegiatan pemeliharaan kilang berskala besar atau Turn Around Mayor 2026 PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) tak hanya menjadi momentum strateg

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:45

    Pemerintah Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah pada 2026

    Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyampaikan pemerintah menargetkan revitalisasi 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia sepanjang 2026.Program tersebut men

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.