Minggu, 21 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Harga Minyak Dunia Menguat Seusai Kenaikan Produksi OPEC+ Melambat

Ekonomi,

Harga Minyak Dunia Menguat Seusai Kenaikan Produksi OPEC+ Melambat

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 08 Sep 2025 10:20
Berita satu.com
Harga minyak mentah dunia kembali menguat pada perdagangan awal pekan, Senin (8/9/2025), setelah OPEC+ sepakat memperlambat laju kenaikan produksi mulai Oktober mendatang. Langkah ini diambil di tengah proyeksi melemahnya permintaan global.

Dilansir dari Reuters, minyak mentah Brent naik 34 sen atau 0,5% menjadi 65,84 dolar AS per barel pada pukul 08.47 WIB. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) AS bertambah 30 sen atau 0,5% menjadi 62,17 dolar AS per barel.

Kenaikan ini memangkas sebagian kerugian pekan lalu, di mana kedua acuan minyak turun lebih dari 3% akibat laporan tenaga kerja AS yang lemah, sehingga memperburuk prospek permintaan energi.

OPEC+, yang terdiri dari negara-negara anggota OPEC bersama Rusia dan sekutunya, pada Minggu (7/9/2025) memutuskan akan tetap menaikkan produksi minyak mulai Oktober 2025, tetapi dengan laju yang lebih lambat dibanding bulan-bulan sebelumnya. Arab Saudi, sebagai pemimpin OPEC+, mendorong langkah ini untuk menjaga pangsa pasar.

Delapan anggota OPEC+ sepakat menambah produksi sebesar 137.000 barel per hari mulai Oktober 2025. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan kenaikan sekitar 555.000 barel per hari pada Agustus dan September 2025, maupun 411.000 barel per hari pada Juni dan Juli 2025.

“Pasar minyak sedikit rebound karena adanya kelegaan atas keputusan OPEC+ yang hanya menaikkan produksi secara moderat, ditambah rebound teknikal setelah penurunan pekan lalu,” kata analis Fujitomi Securities, Toshitaka Tazawa.

Ia menambahkan, potensi sanksi baru AS terhadap Rusia juga mendukung harga, meski tekanan turun masih ada seiring produksi OPEC+ yang terus naik.

Di sisi lain, situasi geopolitik turut memengaruhi harga energi. Rusia meluncurkan serangan udara, membakar gedung pemerintahan utama di pusat Kyiv, Ukraina, dan menewaskan sedikitnya empat orang, termasuk seorang bayi pada Minggu (7/9/2025).

Presiden AS Donald Trump menyatakan sejumlah pemimpin Eropa akan berkunjung ke Washington pada pekan ini untuk membahas langkah penyelesaian perang Rusia-Ukraina.

“Saya tidak senang dengan situasi perang ini, tetapi saya yakin konflik akan segera berakhir,” ujar Trump.

Sementara itu, Uni Eropa menegaskan tetap pada rencana menghentikan impor minyak Rusia secara bertahap hingga 2028. Menurut pejabat energi UE, tidak ada tekanan dari Amerika Serikat untuk mempercepat tenggat waktu tersebut.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:12

    Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

    Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:02

    Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran

    BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:01

    Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti

    SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:05

    Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal

    Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:02

    Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.