Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Ekbis
  • JRPT Siapkan Rp 80 Miliar untuk Buyback Saham

Ekonomi,

JRPT Siapkan Rp 80 Miliar untuk Buyback Saham

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 11 Jul 2025 11:37
LIPUTAN6.COM
Jakarta - PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) akan melakukan pembelian kembali atau buyback saham dengan anggaran Rp 80 miliar.
Perseroan menggelar buyback saham ini dengan mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13 Tahun 2023 tentang kebijakan dalam menjaga kinerja dan stabilitas pasar modal pada kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.

Selain itu berdasarkan Surat OJK Nmor S-17/D.04/2025 pada 18 Maret 2025 tentang kebijakan pelaksanaan pembelian kembali saham yang dikeluarkan oleh perusahaan terbukaan dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan. Demikian mengutip dari keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Jumat (11/7/2025).

Perseroan akan melakukan buyback saham maksimal 100.000.000 saham atau sebesar 0,777% dari total jumlah modal ditempatkan dan disetor dalam Perseroan.

"Sumber dana yang akan digunakan oleh Perseroan untuk melakukan buyback saham adalah berasal dari kas Perseroan yang diperoleh dari operasional,” demikian seperti dikutip.

Perseroan menyatakan buyback saham yang dilakukan tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap kinerja dan pendapatan Perseroan sehingga pelaksanaan buyback saham ini tidak akan menganggu kondisi k euangan dan likuiditas Perseroan.

Adapun buyback saham ini akan dilakukan maksimal tiga bulan dari 10 Juli hingga 9 Oktober 2025. Buyback saham dilakukan melalui bursa efek dan luar bursa efek. 

Pada penutupan perdagangan saham Kamis, 10 Juli 2025, saham JRPT stagnan di posisi Rp 715 per saham. Harga saham JRPT berada di level tertinggi Rp 715 dan level terendah Rp 710 per saham. Total frekuensi perdagangan 36 kali dengan volume perdagangan 3.626 saham. Nilai transaksi Rp 258,7 juta.

Sebelumnya, PT Pembangunan Jaya melalui anak usaha PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) selaku pengembang Bintaro Jaya, sukses meraup laba bersih Rp 244,09 miliar di kuartal I 2025. Tumbuh 8,95 persen dari Rp 244,02 miliar dibanding periode sama tahun lalu. .

Wakil Direktur Utama PT Jaya Real Property Tbk Henky Wijaya mengatakan, pendapatan ini tidak lepas dari inovasi perseroan dalam mengembangkan berbagai fasilitas baru di kawasan Bintaro Jaya.

"Saya berharap semua yang kami hadirkan di kawasan ini akan membawa sukacita. Sejalan dengan misi kami, yang berkeinginan membangun dan mengembangkan kawasan yang nyaman untuk dihuni, bekerja, berkarya, berusaha, dan nyaman untuk berkumpul dan bergembira ria," ujar Henky, Jumat (30/5/2025).

Melansir laporan keuangan yang belum diaudit per 31 Maret 2025, JRP mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp 641,62 miliar. Tumbuh 12,61 persen year-on-year (YoY) dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 569,72 miliar.

Kenaikan pendapatan ditopang oleh mayoritas lini bisnis. Penjualan kavling tanah, unit bangunan, serta kondominium secara total mencapai Rp 405,24 miliar naik 7,53 persen YoY.

Sedangkan, pendapatan berulang (recurring income) dari sewa, pengelolaan lingkungan, oceanarium, hotel, jasa pemeliharaan, ice rink, sport club, driving range, hingga water park mengalami pertumbuhan.

Pendapatan berulang ini secara total mencapai Rp 236,37 miliar tumbuh 22,56 persen dari Rp 192,86 miliar pada kuartal I 2024.

Ditopang Akses Jalan Tol
Henky mengklaim, capaian keuangan ini turut didompleng oleh pertumbuhan pesat Bintaro Jaya sebagai kota mandiri. Melalui penyediaan berbagai fasilitas pendukung, seperti pusat perbelanjaan, pendidikan, kesehatan, olahraga dan infrastruktur yang memadai.

Bintaro Jaya menjadi satu-satunya kawasan hunian yang memiliki dua akses tol langsung, Tol Pondok Ranji dan Tol Parigi, yang terhubung ke Jalan Boulevard Bintaro Jaya. Mobilitas warga pun menjadi sangat efisien, dengan hanya 15 menit dapat mencapai area Bandara Soekarno-Hatta.

"Tidak hanya itu, koneksi ke berbagai wilayah seperti Cinere, Depok, dan Bogor melalui Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) semakin memperkuat posisi kawasan ini sebagai area yang strategis," ungkap dia.***(Liputan6.com)
Sumber: LIPUTAN6.COM

Ekbis
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id " Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.