Rabu, 10 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Jelang Ramadan 2026, Disperindag Pekanbaru Pastikan Stok Elpiji 3 Kg Aman

Berita

Jelang Ramadan 2026, Disperindag Pekanbaru Pastikan Stok Elpiji 3 Kg Aman

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 31 Jan 2026 09:02
PEKANBARU â€" Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru memberikan jaminan ketersediaan gas elpiji subsidi 3 kilogram bagi masyarakat. Berdasarkan koordinasi dengan pihak Pertamina, pasokan gas melon tersebut dipastikan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan harian warga di seluruh wilayah kota.

Kepala Disperindag Kota Pekanbaru, Iwan Simatupang, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadinya kelangkaan. Kepastian ini didapat setelah pihaknya melakukan evaluasi rutin terhadap jalur distribusi gas bersubsidi tersebut.

"Sesuai informasi dari Pertamina, untuk elpiji 3 kilogram persediaannya mencukupi," ujar Iwan Simatupang, Jumat (30/1/2026).

Selain urusan bahan bakar rumah tangga, Disperindag juga memelototi ketersediaan bahan kebutuhan pokok. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dini menyambut datangnya bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 H yang jatuh pada tahun ini.

Iwan menjelaskan bahwa ketahanan pangan di Pekanbaru berada dalam kondisi aman. Pihaknya bahkan telah melakukan inspeksi mendadak ke gudang Bulog untuk memastikan cadangan pangan mampu mencukupi kebutuhan warga hingga beberapa bulan ke depan.

"Untuk ketersediaan bahan kebutuhan pokok cukup, bahkan sampai untuk beberapa bulan ke depan. Kita juga sudah tinjau langsung ke gudang Bulog," jelasnya.

Meski stok melimpah dan harga di pasar tradisional saat ini masih relatif stabil, pemerintah kota tidak ingin kecolongan. Disperindag bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan akan terus mengintensifkan pengawasan di lapangan guna mencegah praktik penimbunan atau lonjakan harga yang tidak wajar.

Langkah preventif ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah momentum hari besar keagamaan. Iwan menambahkan bahwa timnya akan terus melaporkan perkembangan harga secara berkala kepada publik.

"Pengawasan akan terus kita lakukan bersama satgas pangan," pungkasnya. (grc)

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.