Minggu, 19 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • KATA MEREKA: Money Changer Ilegal Menakutkan Masyarakat

Ekbis

KATA MEREKA: Money Changer Ilegal Menakutkan Masyarakat

Sumber : Okezone.com
Senin, 06 Feb 2017 09:54
Okezone.com
Ilustrasi
JAKARTA-Bank Indonesia (BI) meminta 612 kegiatan usaha penukaran valas (kupva) atau money changer ilegal segera mengajukan izin operasional atau aparat penegak hukum akan menutup secara paksa.

Saat ini menurut pemetaan BI terdapat 612 kupva tidak berizin yang mayoritas berada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek). Adapun di wilayah lain yakni persentase kupva tidak berizin di Bali mencapai 13%, Kepulauan Riau 14%, Serang sebanyak 6%, Sumatera Utara 5%, dan beberapa provinsi lainnya 24%. Sedangkan kupva yang berizin terdapat 1.064 unit usaha.

"Paling lambat hingga 7 April 2017. Jika tidak ajukan izin juga, BI merekomendasikan penghentian izin, dan pencabutan izin usaha ke otoritas terkait," kata Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI Eni V Panggabean di Jakarta.

Eni mengatakan, BI akan menyeleksi pemberian izin kepada kupva sesuai ketentuan di Peraturan BI Nomor. 18/20/PBI/2016 dan Surat Edaran Nomor 18/42/- DKSP. Dia juga menjamin akan menyeleksi rekam jejak dari kupva yang mengajukan izin terkait kemungkinan pernah tersangkut tindak pidana atau tidak.

Lalu bagaimana tanggapan masyarakat sendiri mengenai uang asing dan money changer tanpa izin tersebut? Berikut kata mereka yang diwawancari oleh tim Okezone Finance.

1. Dwi Marlia Ningsih (26) Pegawai Swasta
"Tidak pernah menukar uang karena enggak pergi kemana-mana juga. Mungkin kalau saya simpan pun mengambil keuntungan apabila kurs dolar menguat."

"Iya takut, kalau enggak berizin takutnya uangnya palsu jadi harus lebih berhati-hati. Pemerintah harusnya memberantas Money Changer tak berizin, cabut izin usahanya."

2. Ngapuli Perangin-angin (50) Ibu Rumah Tangga
"Jarang nukar uang di money changer karena jarang keluar negeri juga. Saya nyimpan uang asing karena siapa tau nanti masih pergi ke luar negeri lagi."

"Pastinya takutlah ya, kalau enggak berizin bisa-bisa nanti uangnya palsu dong?. Pemerintah harusnya lebih mengawasi segala bentuk kecurangan yang ada contohnya seperti toko-toko money changer yang tidak ada izinnya."

3. Yoheva Ginting (24) Mahasiswi
"Belum pernah. Belum perlu juga. Orang yang sering ke luar negeri yang nukar uang. Saya enggak menyimpan uang asing."

"Kurang tahu juga karena belum pernah tukar. Kalau pun bener tanpa izin, jangan sampai ketipu, karena uang nya bisa aja enggak asli. Pemerintah harus kasih sanksi hukum bagi yang tak berizin."

4. Grace Renayanthi (27) Pegawai Swasta
"Tidak pernah menukar uang di money changer. Belum pernah nyimpan uang asing juga karena belum berencana pergi ke luar negeri."

"Belum pernah denger beritanya. Mungkin kalau benar ada, takut uangnya enggak asli juga. Pemerintah harus lebih perketat semua lembaga ataupun usaha yang bisa merugikan masyarakat."

5. Immanuel Ginting (62) Wiraswasta
"Sering menukar uang di money changer. Saya simpan uang asing untuk pergi ke luar negeri lagi."

"Saya belum denger berita money changer tak berizin. Tapi kalau pun ada, Pemerintah sekarang jadi punya pekerjaan rumah yang baru untuk lebih difokuskan. Karena kalau ini dibiarkan bisa merugin masyarakat banyak." (Okezone.com)
Ekbis
Berita Terkait
  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:47

    Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang

    Kuansing-Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB.Uc

  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:01

    Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam, Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Zulmansyah Sekedang

    Pekanbaru-Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Indonesia setelah Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu 18 April 2026 dini ha

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:59

    Keluarga Besar PWI Berduka, Ketum Akhmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik

    Jakarta-Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.1

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:43

    Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

    JAKARTA -Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:04

    SKK Migas Perwakilan Sumbagut Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang

    RIAU-SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, pada Sa

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.