Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Kementan Bakal Replating 43.800 Kebun Kelapa di Riau

Ekonomi,

Kementan Bakal Replating 43.800 Kebun Kelapa di Riau

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 08 Sep 2025 08:45
cakaplah.com
Seluas 43.800 hektare kebun kelapa di Provinsi Riau akan dilakukan replating oleh Kementerian Pertanian (Kementan) RI. 

Program replanting tersebut tentunya menjadi kabar baik bagi Provinsi Riau sebagai daerah dengan perkebunan kelapa terluas di Indonesia. 

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi mengatakan, sektor perkebunan kelapa selama ini juga sudah menjadi sektor unggulan di provinsi Riau. 

Karena itu, saat ini pihaknya sedang menyusun kerja sama dengan pemerintah pusat dalam program hilirisasi dan peremajaan perkebunan kelapa.

"Kementerian Pertanian telah memberikan persetujuan untuk melaksanakan program replanting kelapa di Riau dengan total lahan seluas 43.800 hektare. Program ini akan memberi dampak besar terhadap produktivitas dan nilai tambah komoditas unggulan daerah tersebut," kata Syahrial. 

Dia mengatakan, jika Gubernur Riau juga telah mengambil kebijakan untuk mendistribusikan program peremajaan kelapa ini ke sejumlah daerah lainnya. Dengan begitu program tersebut, dapat menjadi upaya memperkuat posisi Riau sebagai daerah dengan basis perkebunan kelapa yang merata.

Sebab, jika hanya satu daerah yang menjadi fokus, maka ketimpangan pembangunan bisa saja terjadi. Terlebih, setiap wilayah di Riau memiliki potensi besar yang sama untuk dikembangkan.

"Namun, agar tidak terpusat di Inhil saja, Pak Gubernur mengambil kebijakan untuk mendistribusikan program ini ke Pelalawan, Meranti, Rohil, Bengkalis, dan Siak," ujarnya. 

Syahrial menyebut, jika strategi nasional juga menempatkan Riau sebagai daerah pengembangan industri turunan kelapa. Kemudian Pekanbaru akan dibangun pabrik nata de coco, sementara di Indragiri Hilir akan berdiri tiga pabrik baru pengolahan kelapa.

"Dalam strategi nasional, Pekanbaru akan dapat nanti pabrik nata de coco dan tiga pabrik lagi dibangun di Inhil. Dengan asumsi, 22.000 tenaga kerja bisa bekerja disana," sebutnua. 

Dengan pengelolaan potensi daerah yang baik, pihaknya optimis investor akan tertarik untuk masuk ke Riau. Hal ini tidak hanya menambah pendapatan asli daerah, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat.

"Saya ingin berpesan agar di kabupaten/kota di Riau masing-masing mengindikasikan kekuatan potensi yang ada. Kalau kita bisa kelola dengan baik, investor pasti datang, pendapatan meningkat, dan masyarakat betul-betul merasakan makmurnya negeri ini," tukasnya.***(Cakaplah.com)
Sumber: cakaplah.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:12

    Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

    Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:02

    Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran

    BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:01

    Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti

    SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:05

    Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal

    Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:02

    Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.