Selasa, 21 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Kios District Blok M Bikin Heboh, Gubernur DKI Ancam Cabut Kerja Sama

Ekonomi,

Kios District Blok M Bikin Heboh, Gubernur DKI Ancam Cabut Kerja Sama

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 03 Sep 2025 14:42
Berita satu.com
Polemik kenaikan tarif sewa kios di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, menuai sorotan dari Gubernur Jakarta Pramono Anung. Ia telah menegur direktur utama MRT Jakarta atas kebijakan tarif yang dinilai tidak sesuai kesepakatan.

Kawasan Blok M, yang saat ini dikelola melalui kerja sama antara MRT Jakarta dan sebuah koperasi, disebut telah memberlakukan tarif sewa yang melebihi batas atas yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Dalam kerja sama itu sebenarnya sudah ada batas atas dan bawah tarif sewa. Namun, ternyata tarif yang dipungut lebih dari itu. Saya sudah menegur dirut MRT," tegas Pramono Anung kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Rabu (3/9/2025).

Pramono Anung menegaskan apabila kerja sama dengan MRT Jakarta tidak bisa dijalankan sesuai aturan, maka dirinya siap membatalkannya.

"Kalau tidak bisa dijalankan sesuai aturan, maka saya minta kerja samanya dibatalkan,” ujarnya dengan nada tegas.

Pramono Anung menegaskan, pemerintah provinsi harus berpihak pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama saat kondisi ekonomi masyarakat sedang bangkit.

“UMKM itu harus menjadi prioritas. Jangan sampai ketika pengunjung Blok M sedang ramai, pengelola atau koperasi justru menaikkan tarif semena-mena. Kalau tidak bisa ditertibkan, lebih baik dikelola langsung oleh pemerintah,” tambahnya.

Kenaikan tarif ini menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah beredar video puluhan tenant UMKM di kawasan District Blok M yang berpamitan dan mengosongkan kios mereka. Banyak dari mereka mengaku, tidak sanggup membayar tarif baru yang dianggap memberatkan.

Situasi ini memunculkan kritik tajam terhadap pengelolaan Blok M yang belakangan mulai ramai pengunjung dan menjadi pusat aktivitas ekonomi warga.

Gubernur Pramono berharap geliat ekonomi di Blok M justru menjadi momentum untuk mendukung UMKM, bukan sebagai peluang untuk meraup keuntungan berlebih dengan membebani para pedagang kecil.

“Blok M sedang ramai, tetapi jangan jadikan ini alasan untuk menekan pelaku UMKM. Mereka seharusnya diberdayakan, bukan diperas,” tutupnya.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Selasa, 21 Apr 2026 18:39

    Pengedar “Pil Setan” di Dua Desa Lirik Dibekuk, Puluhan Butir Disita Dari Dua Tersangka

    INHU - Di balik geliat aktivitas masyarakat yang tampak biasa di Kecamatan Lirik, terselip pergerakan gelap peredaran narkotika yang akhirnya berhasil diendus aparat kepolisian. Melalui serangkaian pe

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:36

    PBB dan UE Perkirakan Rekonstruksi Gaza Butuh Biaya Rp1,2 Kuadriliun

    JAKARTA " Uni Eropa (UE) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (20/4/2026) memperkirakan bahwa lebih dari USD71 miliar (sekitar Rp1,218 kuadriliun) akan dibutuhkan selama satu dekade

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:33

    Trump Tak Akan Buka Blokade Selat Hormuz Sampai Kesepakatan dengan Iran Tercapai

    JAKARTA - Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak akan mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sampai kesepakatan dengan Teheran tercapai. Pernyataan tersebut

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:27

    Kemlu Sebut 13 WNI Terdampak Kebakaran di Sabah Malaysia

    JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mencatat sebanyak 13 warga negara Indonesia (WNI) terdampak kebakaran di wilayah pemukiman di Sandakan, Sabah, Malaysia, yang terjadi pada Minggu

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:19

    Wacana Pesawat Militer AS Bebas Terbang di Indonesia, Penasihat Khusus Presiden: Tidak Boleh!

    JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, memberikan pernyataan tegas terkait kedaulatan wilayah udara Indonesia. Ia menekankan,

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.