Jumat, 12 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Kios District Blok M Bikin Heboh, Gubernur DKI Ancam Cabut Kerja Sama

Ekonomi,

Kios District Blok M Bikin Heboh, Gubernur DKI Ancam Cabut Kerja Sama

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 03 Sep 2025 14:42
Berita satu.com
Polemik kenaikan tarif sewa kios di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, menuai sorotan dari Gubernur Jakarta Pramono Anung. Ia telah menegur direktur utama MRT Jakarta atas kebijakan tarif yang dinilai tidak sesuai kesepakatan.

Kawasan Blok M, yang saat ini dikelola melalui kerja sama antara MRT Jakarta dan sebuah koperasi, disebut telah memberlakukan tarif sewa yang melebihi batas atas yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Dalam kerja sama itu sebenarnya sudah ada batas atas dan bawah tarif sewa. Namun, ternyata tarif yang dipungut lebih dari itu. Saya sudah menegur dirut MRT," tegas Pramono Anung kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Rabu (3/9/2025).

Pramono Anung menegaskan apabila kerja sama dengan MRT Jakarta tidak bisa dijalankan sesuai aturan, maka dirinya siap membatalkannya.

"Kalau tidak bisa dijalankan sesuai aturan, maka saya minta kerja samanya dibatalkan,” ujarnya dengan nada tegas.

Pramono Anung menegaskan, pemerintah provinsi harus berpihak pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama saat kondisi ekonomi masyarakat sedang bangkit.

“UMKM itu harus menjadi prioritas. Jangan sampai ketika pengunjung Blok M sedang ramai, pengelola atau koperasi justru menaikkan tarif semena-mena. Kalau tidak bisa ditertibkan, lebih baik dikelola langsung oleh pemerintah,” tambahnya.

Kenaikan tarif ini menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah beredar video puluhan tenant UMKM di kawasan District Blok M yang berpamitan dan mengosongkan kios mereka. Banyak dari mereka mengaku, tidak sanggup membayar tarif baru yang dianggap memberatkan.

Situasi ini memunculkan kritik tajam terhadap pengelolaan Blok M yang belakangan mulai ramai pengunjung dan menjadi pusat aktivitas ekonomi warga.

Gubernur Pramono berharap geliat ekonomi di Blok M justru menjadi momentum untuk mendukung UMKM, bukan sebagai peluang untuk meraup keuntungan berlebih dengan membebani para pedagang kecil.

“Blok M sedang ramai, tetapi jangan jadikan ini alasan untuk menekan pelaku UMKM. Mereka seharusnya diberdayakan, bukan diperas,” tutupnya.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 11:07

    Panglima TNI Terima Audiensi Organisasi Pecinta Alam Wanadri

    Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima audiensi organisasi pencinta alam Wanadri yang dipimpin Ketua Dewan Pengurus Wanadri Tomy Hosni M di Subden Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kami

  • Jumat, 12 Jun 2026 10:39

    Panglima TNI Terima Audiensi Pengurus Pusat PPAD

    Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima audiensi jajaran Pengurus Pusat Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) yang dipimpin Ketua Umum PPAD Mayjen TNI (Purn) Dr. Komaruddin, S

  • Jumat, 12 Jun 2026 10:12

    Wapang TNI Bersama Menhan RI Tinjau Lokasi Industri Strategis dan Yonif TP 938/Pancasona di Jawa Barat

    JAWA BARAT-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan

  • Kamis, 11 Jun 2026 16:43

    PTPN IV Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Bumi Lancang Kuning

    PEKANBARU-PTPN IV melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III menuntaskan penanaman sedikitnya 9.000 bibit pohon di berbagai wilayah operasional sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mend

  • Kamis, 11 Jun 2026 16:39

    Latsar CPNS Meranti Dimulai, Ratusan Calon ASN Ditempa Jadi Pelayan Publik Berintegritas

    SELATPANJANG " Sebanyak 177 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menjalani tahapan penting dalam perjalanan mereka menuju Aparatur Sipil Negar

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.