Selasa, 21 Jul 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Konflik Harimau Sumatera dan Warga di Riau Meningkat, Ini Pesan Sekda Syahrial Abdi

Ekbis

Konflik Harimau Sumatera dan Warga di Riau Meningkat, Ini Pesan Sekda Syahrial Abdi

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 20 Jul 2026 09:53
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan hutan dan perkebunan menyusul meningkatnya potensi konflik antara manusia dengan Harimau Sumatera di sejumlah daerah.

Imbauan tersebut disampaikan setelah beberapa insiden kemunculan hingga serangan Harimau Sumatera kembali terjadi di wilayah Riau dalam beberapa waktu terakhir.

Pemerintah menilai langkah pencegahan menjadi upaya paling efektif untuk meminimalkan risiko sekaligus menjaga kelestarian satwa yang dilindungi tersebut.Sekretaris Daerah Provinsi (sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi meminta masyarakat, khususnya pekerja perkebunan, petani, maupun warga yang beraktivitas di kawasan hutan, agar tidak mengabaikan aspek keselamatan.

"Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat beraktivitas di kawasan hutan dan perkebunan. Sebisa mungkin jangan bekerja sendirian, apalagi hingga malam hari. Keselamatan harus menjadi prioritas," kata Syahrial Abdi, Minggu (19/7/2026).

Menurutnya, aktivitas di kawasan yang menjadi habitat maupun jalur lintasan Harimau Sumatera sebaiknya dilakukan secara berkelompokLangkah tersebut dinilai dapat mengurangi risiko apabila sewaktu-waktu terjadi perjumpaan dengan satwa liar.

Selain menghindari aktivitas seorang diri, masyarakat juga diminta membatasi kegiatan pada malam hari di kawasan hutan maupun perkebunan yang berbatasan langsung dengan habitat satwa.

Syahrial turut mengingatkan warga agar tetap tenang apabila berhadapan langsung dengan Harimau Sumatera.Ia menegaskan masyarakat tidak boleh melakukan tindakan yang dapat memicu agresivitas satwa tersebut.

"Kalau bertemu harimau, jangan panik. Jangan mendekati atau mengganggunya. Mundurlah secara perlahan sambil tetap mengawasi keberadaan satwa tersebut. Yang paling penting, jangan mencoba menangkap ataupun membunuhnya," ujarnya.

Ia menegaskan, Harimau Sumatera merupakan satwa yang dilindungi oleh undang-undang dan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan.

"Harimau juga makhluk hidup yang berhak hidup di habitatnya. Karena itu jangan diganggu, apalagi dibunuh. Mari kita sama-sama menjaga kelestarian satwa yang menjadi kebanggaan Indonesia ini," tegasnya.

Pemprov Riau juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan jejak, kemunculan, atau keberadaan Harimau Sumatera di sekitar permukiman, areal perkebunan, maupun lokasi aktivitas warga.

Laporan dapat disampaikan kepada BBKSDA Riau, pemerintah desa, aparat setempat, maupun instansi terkait agar penanganan dilakukan sesuai prosedur.

"Kami berharap masyarakat tidak bertindak sendiri. Segera laporkan kepada petugas agar langkah mitigasi dapat dilakukan dengan cepat dan tepat, sehingga keselamatan masyarakat maupun kelestarian satwa sama-sama terjaga," sebutnya.

Dalam beberapa pekan terakhir, konflik manusia dengan Harimau Sumatera kembali menjadi perhatian setelah sejumlah insiden di Kabupaten Pelalawan menimbulkan korban jiwa.

Sebelumnya, kemunculan satwa dilindungi itu juga sempat terjadi di kawasan Teluk Lanus, Kabupaten Siak.

Melihat kondisi tersebut, Pemprov Riau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keseimbangan antara keselamatan manusia dan pelestarian satwa liar.

Upaya mitigasi dinilai hanya dapat berjalan efektif melalui koordinasi antara masyarakat, pemerintah daerah, Balai Besar KSDA Riau, serta pihak terkait lainnya.

"Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga keselamatan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian Harimau Sumatera," tuturnya.

"Yang paling penting menjadi perhatian kita bersama adalah melestarikan ekosistem lingkungan dan keberlangsungan hidup satwa yang dilindungi,"(halloriau)
Sumber: https://halloriau.com/read-otonomi-14619133-2026-07-19-konflik-harimau-sumatera-dan-warga-di-riau-meningkat-ini-pesan-sekda-syahrial-abdi.html

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki