Selasa, 14 Jul 2026
Peristiwa,
SDN 2 Cepokosawit Boyolali Cuma Dapat 1 Siswa Baru, Kepsek Ungkap Penyebabnya
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 14 Jul 2026 15:44
Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, SDN 2 Cepokosawit Boyolali hanya mendapat satu orang siswa baru di tahun ajaran 2026/2027. Kepala Sekolah SDN 2 Cepokosawit Arya Dani Rushertanto menjelaskan penyebab sekolahnya hanya mendapat satu siswa baru.Saat berkesempatan berbincang di ruang kerjanya, Arya menyatakan bahwa pihaknya telah berusaha keras untuk menciptakan inovasi yang menarik bagi siswa dan orang tua mereka. Namun, pada saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), hanya ada satu pendaftar yang bernama Khanza.
"Untuk PPDB tahun ini sebenarnya kami sudah tidak kalah-kalah dalam hal untuk berinovasi nggih. Terlihat dari beberapa bulan terakhir kami juga sudah melaksanakan beberapa ekstrakurikuler unggulan dan juga pembiasaan-pembiasaan yang tidak kalah dengan SD-SD bahkan dengan SD swasta. Ya, kita sudah memasukkan juga unsur-unsur keagamaan," ungkap Arya.
Arya juga menampik anggapan masyarakat yang berpendapat bahwa SD Negeri kurang memperhatikan pelajaran agama. Dia menegaskan bahwa di sekolahnya sering dilakukan pembiasaan yang melibatkan unsur-unsur keagamaan, seperti hafalan Al-Qur'an dan asmaul husna, sehingga siswa dapat belajar dengan baik.
"Kami juga punya program ekstra kulikuler unggulan, yaitu rebana. Nah, ini juga merupakan nilai positif dari SD kami," imbuhnya.
Menurut Arya, penyebab sekolahnya hanya mendapatkan satu siswa baru pada tahun ajaran ini adalah karena kondisi demografi di wilayah Cepoko, yang hanya memiliki satu anak usia sekolah. Dia mengaku telah berusaha maksimal untuk menarik siswa baru setiap tahun ajaran.
"Kami tidak kurang-kurang sudah door to door ibaratnya sowan ke wali murid, ke masyarakat, bahkan ke pak lurah dan tokoh masyarakat. Kita menjalin komunikasi dengan Bunda PAUD. Tapi ternyata tahun ini ya tetap kita syukuri, kita mendapatkan satu siswa," tutup Arya.Pelayanan Terbaik
Walaupun jumlah siswa yang terdaftar bervariasi, Arya tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada semua siswa. Hal ini tercermin dari dedikasi yang ditunjukkan oleh para guru di sekolah tersebut.
“Bisa dilihat, walaupun hanya satu siswa tetap kami layani MPLS-nya. Kemudian juga kemarin hasil TKA untuk kelas 6. Ini cukup baik di Kecamatan Sawit. Untuk bahasa Indonesianya itu dapat nilai 93 koma sekian,” jelasnya.
“Kemudian untuk matematika juga 83 atau 86, sekian itu. Nah, itu merupakan bukti jika SD kami, SD Negeri 2 Cepokosawit ini tidak kalah dalam prestasi. Nanti juga sudah dilihat untuk literasi di perpustakaan kami. Ini merupakan perpustakaan satu-satunya di Kecamatan Sawit yang terakreditasi. Nanti bisa dipersani sendiri seperti apa kualitas bukunya, kemudian seperti apa nanti untuk manajemen perpustakaannya kami ada semua seperti itu, Bapak. Nggih, terima kasih,” urainya.
Arya juga menambahkan bahwa penurunan jumlah siswa sudah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir dan dirasakan hampir semua sekolah. “Karena mungkin juga program dari pemerintah sukses yaitu KB sehingga satu keluarga ya hanya satu mungkin dua tidak lebih dari itu untuk anaknya. Dan kami juga berpendapat itu karena mungkin juga ada tren dari masyarakat yang cenderung juga memilih sekolah yang full day atau yang berbasis swasta,” katanya.
Meski menghadapi tantangan tersebut, pihak sekolah tidak kehilangan semangat dan tetap melaksanakan proses belajar mengajar sesuai dengan arahan dari Dinas Pendidikan dan Korwil di Kecamatan Sawit. “Kami tetap tidak patah semangat. Walaupun berapa jumlah muridnya kami tetap layani dengan sebaik-baiknya. Sampai titik darah penghabisan,”(merdeka.com)
Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/read/8245881/sdn-2-cepokosawit-boyolali-cuma-dapat-1-siswa-baru-kepsek-ungkap-penyebabnya
komentar Pembaca