Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Kurs Dolar AS Hari Ini 11 Juli 2025: Rupiah Loyo

Ekonomi,

Kurs Dolar AS Hari Ini 11 Juli 2025: Rupiah Loyo

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 11 Jul 2025 11:42
LIPUTAN6.COM
Jakarta Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.228 per Dolar ASNilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Jumat pagi, 11 Juli 2025. Rupiah turun sebesar 4 poin atau 0,2 persen menjadi Rp16.228 per dolar AS, dari posisi sebelumnya di Rp16.224 per dolar AS.

Melemahnya rupiah terjadi di tengah tekanan global, terutama dari kebijakan dagang Amerika Serikat yang baru-baru ini diumumkan.

Pelemahan rupiah terjadi seiring pengumuman terbaru Presiden AS Donald Trump yang mengenakan tarif impor sebesar 20 hingga 40 persen untuk sejumlah negara, termasuk Indonesia. Mulai 1 Agustus, barang dari Indonesia akan dikenai tarif sebesar 32 persen.

“Pengumuman terbaru tarif Trump masih memberikan sentimen negatif ke aset berisiko,” ujar Presiden Direktur PT Doo Financial Futures, Ariston, dikutip dari ANTARA di Jakarta, Jumat (11/7/2025).

Kebijakan tarif ini dianggap memicu kekhawatiran pasar global dan membuat investor beralih ke aset aman, sehingga mendorong penguatan dolar AS terhadap mata uang lainnya, termasuk rupiah.

Pegawai memperlihatkan mata uang rupiah di salah satu gerai penukaran mata uang di Jakarta, Kamis (5/1/2023). Mengutip data Bloomberg pukul 15.00 WIB, rupiah ditutup turun 0,22 persen atau 34 poin ke Rp15.616,5 per dolar AS. Hal tersebut terjadi di tengah penguatan indeks dolar AS 0,16 persen ke 104,41. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Selain sentimen dari kebijakan tarif, penguatan dolar AS juga didorong oleh data ekonomi AS yang positif. Klaim tunjangan pengangguran mingguan yang dirilis semalam tercatat lebih baik dari proyeksi pasar, yaitu 227 ribu dibanding perkiraan 236 ribu. Hal ini menunjukkan berkurangnya angka pengangguran dan memperkuat optimisme terhadap perekonomian AS.

“Rupiah masih berkonsolidasi terhadap dolar AS hari ini, masih berpeluang balik lagi melemah ke arah Rp16.300, 'support' di sekitar 16.200. Indeks dollar AS masih menunjukkan kenaikan pagi ini meskipun tidak besar, dari kisaran 97.50 ke 97.80,” ungkap Ariston.

Dengan kombinasi tekanan dari kebijakan proteksionisme AS dan data ekonomi yang solid, nilai tukar rupiah diperkirakan masih berada dalam tekanan dalam waktu dekat.***(Liputan6.com)
Sumber: LIPUTAN6.COM

Ekbis
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id " Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.