Jumat, 24 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Masih Beli Minyak Rusia, India Terancam Kenaikan Tarif Trump

Ekonomi,

Masih Beli Minyak Rusia, India Terancam Kenaikan Tarif Trump

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 05 Agu 2025 11:45
Berita satu.com
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengeluarkan pernyataan keras terhadap India terkait perdagangan minyak dengan Rusia. Ia mengancam akan menaikkan tarif impor atas produk dari India secara signifikan dari angka 25% yang sudah berlaku saat ini.

Melalui media sosial, Trump menuduh India memanfaatkan konflik di Ukraina untuk kepentingan ekonominya dengan terus membeli minyak dari Rusia, bahkan menjualnya kembali ke pasar global.

"Mereka tak peduli berapa banyak orang terbunuh di Ukraina akibat Mesin Perang Rusia," tulis Trump, menegaskan kekesalannya terhadap sikap India, dilansir dari Antara.

Meski India selama ini dianggap sebagai mitra penting AS dalam menghadapi pengaruh China, Trump menunjukkan ketidaksabarannya atas lambatnya kemajuan kerja sama dagang antara kedua negara. Ia menilai India mendapatkan keuntungan besar dari ekspor ulang minyak Rusia, sementara upaya damai untuk mengakhiri perang di Ukraina masih menemui jalan buntu.

Pekan lalu, Trump menandatangani perintah eksekutif yang memungkinkan penerapan tarif tinggi terhadap negara-negara mitra dagang AS. Kebijakan ini mulai berlaku Kamis ini dan diberlakukan secara sepihak terhadap India setelah negara itu tak juga meneken kesepakatan dagang resmi dengan ASâ€"berbeda dengan Jepang, Korea Selatan, dan Uni Eropa.

Sebelumnya, implementasi tarif yang disebut sebagai "tarif resiprokal" sempat ditangguhkan. Namun kini, dengan penangguhan itu berakhir, India menjadi salah satu negara pertama yang dikenai tarif sebesar 25% oleh AS.

Tak hanya itu, Trump juga menyiratkan akan menambahkan penalti tambahan, meskipun tanpa penjelasan rinci.

Kementerian Luar Negeri India merespons cepat ancaman tersebut. Dalam pernyataan resmi pada Senin, Kemenlu India menyatakan keberatan dan mengecam langkah Trump. "Tindakan Trump tak dapat dibenarkan dan tak beralasan," tulis pernyataan itu.

India menekankan bahwa sebagai negara ekonomi besar, mereka memiliki hak untuk melindungi kepentingan nasional dan keamanan ekonominya. New Delhi juga menuding balik bahwa AS sendiri masih melakukan impor dari Rusia, termasuk produk nuklir seperti uranium heksafluorida serta bahan kimia dan pupuk.

Sikap keras Trump terhadap India merupakan bagian dari pendekatan yang lebih luas. Ia sebelumnya menyatakan kemungkinan memberlakukan tarif hingga 100% kepada Rusia jika negara itu tidak menghentikan agresinya di Ukraina. Negara-negara lain yang tetap melakukan pembelian minyak dan produk Rusia juga dikabarkan akan dikenai sanksi ekonomi serupa.

Saat mengumumkan rencana tarif terhadap India pada akhir Juli lalu, Trump turut mengkritik pembelian alutsista oleh India dari Rusia serta menyoroti hambatan dagang yang menurutnya “menjengkelkan”.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Kamis, 23 Apr 2026 21:18

    Pendidikan Vokasi Harus Sesuaikan Kompetensi Lulusan dengan Kebutuhan Industri

    SURABAYA â€" Penguatan pendidikan vokasi kembali menjadi bahan diskusi, seiring dorongan untuk menyesuaikan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri, khususnya di sektor ekonomi kreatif dan k

  • Kamis, 23 Apr 2026 21:15

    Contoh Surat Tugas Pengawas TKA 2026 Lengkap dengan Penjelasannya

    JAKARTA - Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan bentuk evaluasi yang dirancang untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi peserta didik pada jenjang akhir pendidikan. Pelaksanaannya dilakuka

  • Kamis, 23 Apr 2026 21:09

    Salah Bantal Bikin Leher Kaku? Ini Cara Aman untuk Mengatasinya

    BANYAK orang pernah mengalami kondisi bangun tidur dengan leher terasa kaku atau nyeri. Hal ini pun sering dikaitkan dengan salah bantal.Meski terdengar sepele, kondisi salah banta

  • Kamis, 23 Apr 2026 21:05

    Apakah Pegal-Pegal Setelah Padel atau Olahraga Lain Wajar? Ini Kata Dokter

    BANYAK orang kerap merasakan pegal setelah main padel atau menjalani olahraga lainnya. Biasanya rasa pegal tak langsung timbul setelah bermain.Beberapa orang biasanya baru mer

  • Kamis, 23 Apr 2026 21:03

    Viral! Trump Disebut Nyaris Aktifkan Kode Nuklir ke Iran, Dihentikan Jenderal AS

    JAKARTA - Klaim mengejutkan muncul terkait Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang disebut sempat mencoba mengakses kode nuklir dalam sebuah pertemuan darurat di Gedung Putih. Namun, langkah

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.