Selasa, 21 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • PTRO Dijagokan Masuk MSCI, Emiten Prajogo Pangestu Makin Dilirik

Ekonomi,

PTRO Dijagokan Masuk MSCI, Emiten Prajogo Pangestu Makin Dilirik

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 07 Agu 2025 15:25
Berita satu.com
PT Petrosea Tbk (PTRO) disebut sebagai kandidat paling kuat dari grup emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu yang berpeluang masuk dalam konstituen indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) Indonesia.

Analis Infovesta Kapital Advisori Ekky Topan menilai, PTRO unggul dibanding dua emiten lain di bawah naungan Grup Barito, yakni PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).

"Free float saham PTRO sudah memadai dan likuiditasnya juga tinggi. Jadi, bisa dibilang, saham PTRO paling potensial di antara saham-saham Prajogo lainnya untuk masuk MSCI," ungkap Ekky kepada pada Kamis (7/8/2025).

Menurut Ekky, kendala utama bagi CUAN dan BREN adalah minimnya saham yang beredar di publik atau free float yang belum memenuhi ambang batas. Sebaliknya, PTRO telah memenuhi persyaratan teknis, membuatnya unggul dari sisi kriteria MSCI.

Jika skenario ini terealisasi, Ekky memproyeksikan saham PTRO secara teknikal berpotensi menguji level resistance psikologis di angka 5.000 dalam jangka pendek.

Saat ini, saham PTRO berada di level 3.430, terkoreksi 160 poin atau 4,46%, dengan pergerakan harga di kisaran 3.420 hingga 3.580. Adapun kapitalisasi pasarnya tercatat sebesar Rp 34,60 triliun.

Sementara itu, saham-saham lain dari Grup Barito seperti PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang sudah masuk indeks MSCI diprediksi akan mengalami kenaikan bobot karena memiliki free float yang besar. Hal ini merujuk pada riset BRI Danareksa Sekuritas.

Per Juli 2025, sektor keuangan mendominasi struktur MSCI Indonesia dengan porsi 56,3%, disusul sektor material (11,7%), komunikasi (8,5%), dan konsumsi primer (8,3%). Saham unggulan yang mengisi indeks MSCI mencakup BBCA (27,49%), BBRI (15,15%), BMRI (10,08%), TLKM (8,54%), dan ASII (6,18%).

Analis juga memperkirakan masuknya saham grup Prajogo ke MSCI serta musim laporan keuangan emiten bakal menjadi katalis positif bagi pasar. Apalagi investor asing mulai menunjukkan aksi beli bersih (net buy), yang berpotensi mendorong penguatan pasar saham nasional.

Namun, pelaku pasar tetap diimbau mewaspadai tekanan dari sisi eksternal, khususnya penurunan harga komoditas yang bisa menekan laju indeks harga saham gabungan (IHSG).

Pada perdagangan Kamis (7/8/2025), IHSG diprediksi menguat dengan resistance di area 7.580-7.600 dan support di 7.480-7.500. Meski demikian, secara tren mayor dan minor, IHSG masih dalam fase downtrend.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Senin, 20 Apr 2026 21:09

    Dasco Pimpin Langsung Raker Bersama Pemerintah Bahas RUU PPRT

    JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin secara langsung rapat kerja (Raker) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dalam rangka membahas rancangan Undang-

  • Senin, 20 Apr 2026 20:55

    DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang

    JAKARTA â€" Wacana penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan peran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuat di tengah dinamika kebijakan publik nasional. Program tersebut dinilai perlu di

  • Senin, 20 Apr 2026 20:46

    Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka

    JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid

  • Senin, 20 Apr 2026 20:42

    Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi

    JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan

  • Senin, 20 Apr 2026 20:15

    Ketahanan Pangan dan Energi, RI Siapkan Hilirisasi Ubi Kayu

    JAKARTA - Program pengembangan dan hilirisasi komoditas ubi kayu dipersiapkan. Hal ini untuk mendukung agenda pemerintah yaitu program ketahanan pangan dan energi nasional.  Progra

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.