Sabtu, 18 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Pemerintah Perlu Kerja Keras Pacu Perekonomian di 2017

Ekbis

Pemerintah Perlu Kerja Keras Pacu Perekonomian di 2017

Sumber : Okezone.com
Senin, 13 Feb 2017 08:58
JAKARTA-Pertumbuhan ekonomi RI tumbuh 5,02% di 2016. Meski dinilai masih baik, namun perolehan tersebut diluar target pemerintah di level 5,1%.

Pengamat ekonomi Nina Sapti Triaswati mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah cukup baik. Namun, banyak yang mengharapkan pertumbuhan ekonomi di 2017 bisa tumbuh lebih baik dan target sebesar 5,1% bisa tercapai.

"Pertumbuhan ekonomi di 2017 dapat dicapai jika perekonomian dunia membaik karena sekarang ekonomi global tidak pasti, sehingga ini menjadi dilema tersendiri bagi Indonesia karena cuma negara kecil. Tapi 5,1% itu moderat, bisa kita capai tapi Pemerintah harus kerja keras karena situasi dunia tidak baik, situasi global negatif," ungkapnya kepada Okezone, belum lama ini.

Menurutnya, jika ekonomi global tetap negatif maka akan sulit mengharapkan pertumbuhan dari komoditas ekspor. Saat ekonomi global negatif, semua negara luar akan menutup kerjasama dengan negara lain, sehingga Indonesia akan sulit melakukan ekspor ke negara lain.

"Jika ditanya apa bisa lebih baik ya situasi dunianya tidak baik tapi kalau untuk industri sendiri bisa berjuang lebih baik tergantung dari pemerintah," tukasnya.

Ia pun menuturkan, jika tahun ini sektor konsumsi rumah tangga dan investasi masih akan menjadi sumber utama untuk menumbuhkan perekonomian Indonesia. Namun, dari sisi usaha, sektor manufaktur sisi pertumbuhannya masih akan menarik di tahun ini.

"Kalau dari sisi pengeluaran pasti konsumsi rumah tangga yang jadi sumber utama. Jadi kita bisa melihat sumber ekonomi utama dari sisi pengeluaran kan konsumsi dan investasi. Kalau dari sisi sektor usaha manufaktur sisi pertumbuhannya yang cukup tinggi dibanding dengan sektor lainnya. Jadi cara membandingkannya berbeda. Dari sisi pengeluaran konsumsi rumah tangga paling besar dan sumber pertumbuhan ekonomi dari sektor usaha maka manufaktur masih dominan dan diikuti oleh sektor pertanian," tukasnya. (Okezone.com)
Ekbis
Berita Terkait
  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:47

    Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang

    Kuansing-Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB.Uc

  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:01

    Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam, Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Zulmansyah Sekedang

    Pekanbaru-Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Indonesia setelah Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu 18 April 2026 dini ha

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:59

    Keluarga Besar PWI Berduka, Ketum Akhmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik

    Jakarta-Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.1

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:43

    Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

    JAKARTA -Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:04

    SKK Migas Perwakilan Sumbagut Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang

    RIAU-SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, pada Sa

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.