Ekbis
RI-Jepang Serius Kurangi Emisi Gas Karbon
Sumber : Okezone.com
Jumat, 03 Feb 2017 09:56
Kerjasama yang sudah dikembangkan selama 3 tahun terakhir ini diminati oleh banyak perusahaan swasta karena memberikan insentif pendanaan berupa grant (hibah), adanya transfer teknologi, dan disertainya pengembangan kapasitas untuk penurunan emisi.
Salah satu proyek yang diimplementasikan adalah dengan menerapkan skema JCM di minimarket. Diharapkan keberhasilan 12 minimarket yang telah melakukan kegiatan efisiensi energi ini diikuti oleh perusahaan atau toko lain dengan inisiatif sendiri.
"Hingga 2017, sebanyak 108 studi kelayakan telah didanai oleh JCM dan total ada 28 proyek yang disetujui mendapatkan bantuan dana JCM dari Jepang untuk diimplementasikan menjadi proyek JCM. Total dana yang sudah digelontorkan untuk 28 proyek adalah hampir 2 trilyun rupiah", kata Deputi Bidang Koordinasi Kerjasama Ekonomi Internasional Kemenko Perekonomian RI Rizal Affandi Lukman dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (3/2/2017).
Tidak hanya pemerintah Indonesia saja yang mempunyai kewajiban untuk menurunkan tingkat emisi karbon itu. Namun, pihak swasta juga harus ikut aktif serta berupaya mengurangi emisi karbon dari masing-masing industri yang berjalan.
"Partisipan proyek JCM harus minimal terdiri dari dua pihak, yaitu perusahaan Indonesia dan perusahaan Jepang, yang harus melakukan implementasi kegiatan penurunan emisi. Contohnya untuk Energy Savings at Convenience Stores, dimana PT Midi Utama Indonesia, mewakili perusahaan Indonesia, yang berkolaborasi dengan perusahaan Jepang, Lawson, Inc." tambahnya.
Sementara itu, Rizal Edwin Manansang, Asisten Deputi Bidang Kerjasama Ekonomi dan Pembiayaan Kemenko Perekonomian yang juga merupakan Ketua Komite Bersama JCM Indonesia mengatakan,
"Selain menyasar industri besar yang menampung hajat hidup orang banyak, JCM bekerja sama dengan minimarket swasta, seperti Alfamidi, dimana kami menerapkan skema JCM di pendingin dengan refrigerant alamiah, AC yang dilengkapi dengan econovil daninverter dan penerangan LED dan konsep hemat energi".
Ditambahkan pula bahwa JCM menjadi bukti nyata komitmen kedua negara dalam melakukan pengurangan emisi global.
Ditemui di tempat yang sama, Frankie Poedjiharto, Technical Support Manager, PT Midi Utama Indonesia mengatakan, "Kami mendukung pemerintah untuk mengurangi emisi karbon. Kami mendapatkan banyak manfaat, dengan skema ini, kami berhasil menghemat energi dan pengeluaran biaya listrik serta kami bisa menyumbang untuk menurunkan emisi karbon di Indonesia," tukasnya. (Okezone.com)
Ekbis
Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang
Kuansing-Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB.Uc
Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam, Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Zulmansyah Sekedang
Pekanbaru-Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Indonesia setelah Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu 18 April 2026 dini ha
Keluarga Besar PWI Berduka, Ketum Akhmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik
Jakarta-Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.1
Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia
JAKARTA -Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.
SKK Migas Perwakilan Sumbagut Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang
RIAU-SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, pada Sa