ekonomi
Rp14,6 Juta untuk Usaha Fotokopi-ATK, Balik Modal 7 Bulanan
sumber:okezone.com
Minggu, 12 Feb 2017 07:30
Target bisnis ini yang menjadi potential market adalah anak sekolah, mahasiswa, dan karyawan kantor. Biasanya mereka mencari perlengkapan untuk memenuhi kebutuhan perkerjaan dan kegiatan belajar-mengajar seperti pulpen, kertas lipat, lem, atau menggandakan kertas tugas.
Berikut ini Okezone paparkan tahapan untuk memulai bisnis fotokopi dan ATK beserta bujet yang harus disiapkan.
Tahap I: Memulai Bisnis
1. Survei ke tempat-tempat strategis, misalnya sekolahan dan depan kampus.
2. Analisisi kebutuhan barang-barang yang dibutuhkan konsumen.
3. Mencari tempat pembelian stok barang yang berkualitas dan harga miring.
4. Mempersiapkan sarana-sarana promosi pada konsumen.
Tahap II: Menyikapi Hambatan
1. Saingan Anda tidak hanya satu penjual alat tulis dan perlengkapan kantor, namun banyak juga orang yang membuka usaha sama.
2. Harga dasar barang sekarang tinggi, apalagi dengan adanya krisis global yang menyebabkan harga kertas naik. Hal ini akan berpengaruh pada tingkat pembelian Anda dan konsumen.
Tahap III: Strategi Bisnis
1. Manfaatkan momentum spesial, misalnya penerimaan siswa dan mahasiswa baru, tentu banyak sekali yang membutuhkan perlengkapan sekolah seperti buku alat tulis dan sebagainya. Di masa-masa seperti ini, Anda bisa menyediakan stok yang lebih banyak dari hari-hari biasa.
2. Jalin kerjasama dengan panitia penerimaan mahasiswa baru untuk informasi pembelian alat-alat orientasi pengenalan kampus dan pemasangan iklan di majalah sekolah.
3. Promosi bisa dilakukan melalui spanduk atau brosur.
Tahap IV: Analisis Bisnis
|
Modal Awal |
|
|
Etalase |
Rp2.000.000 |
|
Mesin fotokopi |
Rp3.000.000 |
|
Alat pemotong kertas |
Rp 500.000 |
|
Alat jilid press |
Rp2.000.000 |
|
Total |
Rp7.500.000 |
Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.500.000 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp7.500.000 – Rp1.500.000)/4 = Rp1.500.000 per tahun atau sama dengan Rp125 ribu per bulan.
Perkiraan laba/rugi per bulan
Asumsi rata-rata pendapatan Rp3000.000
Rp300.000 x 30 = Rp9.000.000
|
Biaya Operasional |
|
|
Penyusutan barang |
Rp125.000 |
|
Sewa tempat |
Rp800.000 |
|
Stok barang satu bulan |
Rp5.000.000 |
|
Listrik dan telepon |
Rp500.000 |
|
Transportasi |
Rp500.000 |
|
Lain-lain |
Rp200.000 |
|
Total |
Rp7.125.000 |
Laba bersih Rp9.000.000–Rp7.125.000 = Rp1.875.000.
Perkiraan modal kembali
Rp13.500.000/Rp1.875.000 = 7,2 bulan.
Sumber:
Diolah dari buku 99 Bisnis Anak Muda, Malayahati dan Hendry E Ramadhan, Penebar Plus.
(okezone.com) Ekbis
Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang
Kuansing-Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB.Uc
Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam, Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Zulmansyah Sekedang
Pekanbaru-Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Indonesia setelah Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu 18 April 2026 dini ha
Keluarga Besar PWI Berduka, Ketum Akhmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik
Jakarta-Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.1
Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia
JAKARTA -Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.
SKK Migas Perwakilan Sumbagut Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang
RIAU-SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, pada Sa