Senin, 04 Mei 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp 16.287 setelah Kesepakatan AS dan Jepang

Ekonomi,

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp 16.287 setelah Kesepakatan AS dan Jepang

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 23 Jul 2025 09:42
Berita satu.com
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Rabu (23/7/2205) pagi, seiring sentimen positif dari tercapainya kesepakatan dagang antara AS dan Jepang.

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.26 WIB, rupiah terapresiasi 32,5 poin atau 0,20% ke level Rp 16.287 per dolar AS di pasar spot.

Pada hari sebelumnya, Selasa (22 Juli 2025), rupiah juga ditutup menguat meski tipis, yaitu sebesar 3,5 poin atau 0,02% ke posisi Rp 16.319,5 per dolar AS.

Kabar dari Presiden AS Donald Trump yang mengumumkan kesepakatan dagang besar dengan Jepang menjadi pemicu utama penguatan rupiah. 

Dalam unggahan di media sosial Truth Social, Trump menyebut tarif impor dari Jepang hanya akan dikenakan sebesar 15%, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya sebesar 25%. Ia juga mengumumkan bahwa Jepang akan menginvestasikan dana sebesar US$ 550 miliar di AS.

Analis pasar Moomoo Australia Michael McCarthy mengatakan, pelemahan dolar AS menjadi titik awal pergerakan positif di pasar mata uang. Ia menambahkan bahwa sentimen dovish dari pasar obligasi turut membebani posisi dolar.

Indeks dolar AS tercatat telah mengalami penurunan selama tiga hari berturut-turut dan kini berada di posisi 97,430. Sejak pernyataan "Liberation Day" oleh Trump pada 2 April lalu, indeks ini telah terkoreksi sekitar 6,6%.

Secara umum, pergerakan nilai tukar mata uang global relatif terbatas di tengah ketidakpastian kebijakan tarif AS. Namun, bursa saham AS masih menunjukkan tren penguatan dan mencetak rekor tertinggi.

Dalam perincian kesepakatan dagang tersebut, Jepang disebut akan membuka akses pasar bagi produk-produk AS, seperti mobil, truk, beras, dan komoditas pertanian lainnya. Tarif untuk mobil Jepang ditetapkan sebesar 15%, menurut seorang sumber.

Pada sisi lain, euro turun tipis sebesar 0,1% ke US$ 1,17, sementara pound sterling melemah ke US$ 1,35. Dolar Australia relatif stabil di US$ 0,65, dan dolar Selandia Baru naik 0,1% menjadi US$ 0,60.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Senin, 04 Mei 2026 16:47

    Harga Cabai Naik di Pasar Bengkalis, Ayam Potong dan Kampung Malah Turun

    BENGKALIS - Harga cabai merah di pasar Terubuk Bengkalis kembali mengalami kenaikan.Sejak tiga hari terakhir cabai merah di jual pedagang Pasar Terubuk kisaran Rp 40 ribu perkilogramnya.Bahkan kenaika

  • Senin, 04 Mei 2026 15:13

    Benarkah Makan Buah Apel Bisa Bikin Kurus?

    JAKARTA - Benarkah makan buah apel bisa bikin kurus? Yuk simak jawabannya. Di balik tampilan buah apel yang biasa, terdapat manfaat besar yang bisa didapat oleh tubuh, salah satunya dalam penurunan be

  • Senin, 04 Mei 2026 15:08

    Dokter Internship Meninggal, Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia Desak Bentuk Tim Audit

    JAKARTA - Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia (MGBKI) mendesak adanya audit dan pembentukan tim audit terkait kasus meninggalnya dokter internship.Salah satu kasus terbarunya adalah kepergian dr.

  • Senin, 04 Mei 2026 14:29

    Waspada Heatstroke Saat Haji, Dokter Ingatkan Bahaya Suhu 40 Derajat Celsius

    Madinah - Cuaca panas ekstrem mulai menjadi perhatian serius bagi jemaah haji Indonesia. Suhu siang hingga sore hari mendekati musim haji diperkirakan mencapai 40 derajat Celsius. Suhu ekstrem ini men

  • Senin, 04 Mei 2026 14:16

    Kronologi dan Modus Pengasuh Pondok Pesantren di Pati Cabuli Puluhan Santriwati

    Kasus asusila ini terungkap saat Ali Yusron sebagai pengacara salah satu korban, membongkar modus terduga pelaku yang tega mencabuli puluhan santriwati. Ali menyebut bahwa terduga kiai cabul awalnya m

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.