Rabu, 10 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Strategi OKS Bank Indonesia Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Riau

Berita

Strategi OKS Bank Indonesia Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Riau

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 29 Jan 2026 08:39
PEKANBARU â€" Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Helmi, menghadiri peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2025 yang digelar Bank Indonesia secara virtual. Agenda penting ini diikuti dari Aula Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Rabu (28/1/2026).

Pertemuan tersebut memetakan arah kebijakan ekonomi nasional dan daerah untuk dua tahun mendatang. Dalam arahannya, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menekankan strategi khusus bertajuk "OKS" yang merupakan akronim dari Optimisme, Komitmen, dan Sinergi sebagai pilar utama menghadapi dinamika global.


Berdasarkan data laporan tersebut, Helmi mengungkapkan bahwa kinerja ekonomi Indonesia sepanjang 2025 terjaga dalam kondisi sangat baik. Tren positif ini diprediksi berlanjut dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional pada 2026 berada di kisaran 4,9 hingga 5,7 persen.

Angka tersebut diperkirakan semakin melesat pada 2027 dengan proyeksi mencapai rentang 5,1 hingga 5,9 persen. Optimisme ini menjadi angin segar bagi daerah untuk menyelaraskan program pembangunan dengan target capaian nasional.


"Gubernur BI menyebutkan kinerja kita terjaga. Dengan proyeksi tersebut, kita memiliki landasan yang kuat untuk menjalankan program pembangunan di daerah agar selaras dengan target nasional," jelas Helmi.
Di sisi lain, Perry Warjiyo menegaskan bahwa penyusunan laporan tahunan ini merupakan wujud nyata transparansi kebijakan bank sentral. Hal tersebut dilakukan guna menjaga kredibilitas di mata publik dan pelaku pasar demi memastikan stabilitas tetap terjaga.

"Insya Allah, ekonomi Indonesia pada 2026 dan 2027 akan jauh lebih baik," ujar Perry dengan nada optimis.
Selain optimisme, komitmen seluruh pemangku kepentingan mulai dari pemerintah pusat hingga daerah sangat diperlukan untuk menciptakan iklim ekonomi berkelanjutan. Bank Indonesia sendiri akan memperkuat kebijakan moneter, makroprudensial, serta modernisasi sistem pembayaran untuk mendukung ekonomi kerakyatan.

Pesan terakhir yang menjadi kunci adalah sinergi. Kolaborasi erat antara Bank Indonesia, pemerintah, akademisi, dan masyarakat dianggap sebagai penggerak utama dalam mempercepat transformasi ekonomi menuju visi Indonesia Maju. (grc)
Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.