Rabu, 29 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Survei: Rizal Ramli jadi menteri Jokowi yang paling disukai rakyat

Survei: Rizal Ramli jadi menteri Jokowi yang paling disukai rakyat

Minggu, 29 Nov 2015 10:21
merdeka.com
Institute for Development of Economics and Finance (Indef) merilis hasil penelitian terhadap kinerja menteri Jokowi sejak Agustus hingga November 2015. Hasilnya, Menteri Koordinator bidang Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli berada di posisi puncak yang disukai masyarakat.

Dari 1,5 juta kicauan di Twitter tentang menteri Jokowi, 195 ribu netizen membicarakan Rizal Ramli.

Peneliti Indef, Amanah Rahmadiah mengatakan, Rizal Ramli mendapat poin tertinggi dari masyarakat ketimbang Menteri lainnya.

"Pendapat netizen mengatakan Rizal Ramli yang paling banyak dibicarakan. Netizen beranggapan Rizal Ramli berbicara berdasarkan fakta dan data yang sebenarnya. Dan publik menyukai gaya beliau," ujarnya di kantornya Indef Jakarta, Sabtu (28/11).

Menurut Ami, Rizal Ramli sejak awal menjabat sudah dikenal kritis, pro rakyat dan pro penyelenggara pemerintah yang bersih dan bebas kepentingan subjektif untuk bisnis pribadi.

"Dalam kasus ini, rakyat menyaksikan figur Rizal Ramli dalam dua sisi sekaligus yakni pertama figur yang konsisten bersikap kritis dan kedua melawan arus dari dalam," jelas dia.

Hasil penelitian ini juga mengungkap Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Koordinator Puan Maharani dan Menteri ESDM Sudirman Said sebagai menteri yang berkinerja negatif di mata masyarakat.

"Rini, Puan dan Sudirman paling negatif dibicarakan, rata-rata netizen menginginkan ketiga menteri tersebut untuk direshuffle," ungkapnya.

Dari penelitian Indef, ketiga lembaga Kementerian tersebut memiliki serapan anggaran yang paling rendah sampai November 2015.

"Menteri Rini di mata publik sangat buruk terkait kasus Pelindo, Kereta cepat, dan Penyertaan Modal Negara (PMN) ke BUMN, sedangkan Menko Puan dianggap tak bekerja, namun posisi Puan sangat politis saat ini, sedangkan Sudirman dianggap bermasalah dalam kasus perpanjangan kontrak Freeport," tutup dia. (merdeka.com)

Ekbis
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Apr 2026 09:18

    Menuju Pasar Ekspor: Kisah Sukses Kolaborasi Pucuk Rebung - PHR Berdayakan UMKM Riau

    PEKANBARU-Transformasi besar tengah berlangsung pada geliat ekonomi lokal Provinsi Riau. Pelaku UMKM yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri tanpa kepastian arah kini berhasil naik kelas melalui wada

  • Rabu, 08 Apr 2026 17:49

    PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional Sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional

    Jakarta- Sebagai langkah strategis, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong pengembangan Migas Non-Konvensional (MNK) guna menjaga keberlanjutan produksi. Berpotensi menjadi game changer memperkuat po

  • Rabu, 18 Mar 2026 16:28

    Bulog Kantor Cabang Rengat Salurkan Bantuan Pangan Alokasi Februari-Maret 2026, Ini Jenis Bantuannya

    RENGAT - Pemerintah resmi melaksanakan launching penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu, (18/3/20

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:28

    Malaysia Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS

    JAKARTA - Malaysia membatalkan perjanjian dagang timbal balik alias Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat (AS). Dengan demikian tarif impor Malaysia ke AS 19% tidak berlaku lagi u

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:25

    Bansos Pangan Cair ke 33,2 Juta Penerima, Dapat 20 kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

    JAKARTA - Bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng mulai disalurkan ke seluruh wilayah Indonesia untuk alokasi Februari dan Maret 2026. Bantuan diberikan kepada lebih dari 33,2 juta penerima manf

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.