Tahun Anjing Tanah, Ini Bisnis yang Bagus Menurut Ahli Fengshui
Sabtu, 17 Feb 2018 16:30
Menurut pakar Fengsui Kota Medan, Bambang ES, 2018 yang merupakan tahun Anjing Tanah ini, diprediksi perekonomian Negara Republik Indonesia akan meningkat dan berjalan dengan baik.
Untuk jenis pekerjaan yang baik dan bagus dijalankan pada tahun ini adalah di bidang fashion dan bidang bisnis digital. Sementara untuk bidang makanan masih berjalan biasa pada tahun umum.
"Tahun Anjing elemennya tanah. Berbicara mitos, ada beberapa shio di tahun Anjing Tanah ini yang cukup bagus, yaitu Shio Naga, Kerbau, dan Kambing," kata Bambang, ditulis Sabtu (17/2/2018).
Tidak hanya shio Anjing Tanah, shio lain yang juga akan terdampak bagus di tahun ini adalah shio Kelinci. Diungkapkannya, hal itu karena Kelinci dan Anjing masuk dalam golongan hewan enam sekawan.
"Namun yang paling bagus Shio Kuda dan Harimau, karena masuk tiga sekawan. Kalau yang bagus Kelinci, dan yang paling bagus Kuda dan Harimau," ungkapnya.
Diterangkan Bambang, yang dimaksud dengan tiga sekawan yaitu anjing, kuda, dan harimau. Sementara enam sekawan yaitu Kelinci, kemudian ditambah dengan Shio Ayam dan juga Shio Tikus.
"Untuk shio yang tidak bagus ada tiga, Shio Naga, Kerbau dan Kambing. Sebenarnya Shio Anjing juga kurang bagus," ia menerangkan.
Terima Kesialan
Bambang menyebut, tahun ini shio yang terkena tumbal adalah Monyet. Tumbal yang dimaksud adalah shio Monyet akan menerima kesialan dari Shio Anjing sebesar 50 persen.
Disarankan Bambang, ada beberapa hal yang harus dilakukan bagi orang-orang yang memiliki shio tidak bagus. Misalnya harus rajin untuk beribadah seperti sembahyang, serta rajin membaca kitab suci.
"Orang-orang yang memiliki shio kurang bagus juga jangan melakukan atau mengikuti beberapa kegiatan seperti acara pernikahan, dan datang ke acara kematian," Bambang menerangkan.
Sesuai siklus tahunan, shio Anjing Tanah merupakan urutan ke-11. Shio ini bersifat untuk menjaga dan jika bertemu yang tidak kenal akan menggonggong, tapi kelebihan anjing adalah bersifat cinta kasih dan setia kawan.
"Karakter Anjing ada dua, suka menggonggong atau bisa diartikan tidak ganas dan yang tidak suka menggonggong, bisa diartikan agak ganas. Kebetulan di tahun ini Anjing yang tidak menggonggong yang bisa diartikan agak ganas," ucap Bambang.
Ada Bencana
Bambang juga memprediksi, di tahun ini bisa menimbulkan bencana alam yang sepertinya agak dahsyat, dan akan ada tiga bencana alam yang terjadi, api, air dan gempa bumi. Dikatakan Bambang, prediksinya untuk yang satu ini sangat membahayakan.
Ketiga bencana tersebut akan banyak terjadi di Indonesia. Dalam ilmu pengetahuan alam, kebetulan terjadi patahan tektonik di bawah bumi karena kepanasan. Bahkan air dari pegunungan es juga bisa datang dari bagian utara.
"Kurun waktu 12 bulan, saya prediksi akan terjadi empat kali bencana membahayakan. Bahayanya mungkin bulan Maret, Juli, September, dan Oktober. Untuk kebakaran juga akan terjadi, tapi tidak begitu membahayakan," tuturnya.
Sementara bagi orang-orang yang sangat mendambakan momongan pada tahun ini, akan baik sekali jika melahirkan pada bulan empat dan delapan penanggalan Imlek.
Anak yang lahir dalam awal bulan tersebut akan membawa rezeki atau chua hok bagi kedua orangtuanya. "Karena mampu menjinakkan tahun anjing yang kurang bersahabat," Bambang menandaskan.
(liputan6.com)
Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang
Kuansing-Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB.Uc
Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam, Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Zulmansyah Sekedang
Pekanbaru-Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Indonesia setelah Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu 18 April 2026 dini ha
Keluarga Besar PWI Berduka, Ketum Akhmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik
Jakarta-Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.1
Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia
JAKARTA -Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.
SKK Migas Perwakilan Sumbagut Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang
RIAU-SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, pada Sa