Ekbis
Tenaga Kerja Asing Harus Diawasi!
Sumber : Okezone.com
Rabu, 15 Feb 2017 11:28
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro Syukur Priyanto, meminta Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) bekerja fokus dalam mengawasi TKA sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10/ 2010.
Hal ini karena adanya isu serbuan tenaga kerja asing baik legal maupun ilegal yang akan datang ke Indonesia, termasuk ke wilayah Bojonegoro. "Pengadaan tenaga kerja asing ini harus jelas dan sesuai aturan. Kerja di perusahaan mana, posisinya apa, visanya apa dan apakah ada izin dari KementerianTenaga Kerja," ujar Syukur Priyanto.
Ia mengatakan, Disperinaker jangan hanya menunggu laporan jumlah tenaga kerja asing dari Kantor Imigrasi Surabaya saja namun harus sering ke lapangan melakukan pengecekan. "Disperinaker harus turun ke lapangan untuk mengecek keabsahan tenaga kerja asing dan jangan hanya menunggu bola. Apalagi ada kabar ada serbuan tenaga asing dari Tiongkok yang akan masuk ke Indonesia," ujarnya.
Politikus Partai Demokrat ini menambahkan, pengawasan di kantor imigrasi saja bisa ada kelengahan, sehingga untuk membantu pengawasan, Disperinaker harus langsung mendata perusahaan di Bojonegoro untuk dicek. Terpisah Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro Agus Supriyanto mengatakan, pihaknya selalu melakukan pengecekan terkait tenaga kerja di Bojonegoro.
Bahkan untuk tenaga asing yang bekerja di Bojonegoro diwajibkan laporan setiap bulannya." Saatiniadasekitar26tenaga asing di Bojonegoro, namun mereka legal, mulai visa mereka berkerja di Bojonegoro," ujarnya.
Menurutnya, pada saat pembangunan infrastruktur proyek minyak dan gas bumi lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, di Bojonegoro yang berjalan beberapa waktu lalu, banyak tenaga kerja asing di Bojonegoro.
Kebanyakan berasal dari Amerika, Australia, dan Korea Selatan. Mereka bekerja sebagai operator minyak dan gas bumi beserta sub kontraktornya. Namun, seiring berakhirnya proyek infrastruktur keberadaan tenaga kerja asing berkurang. Berdasarkan data dari Disperinaker Kabupaten Bojo-negoro tercatat sepanjang 2016 terdapat 200 TKA di Kota Bojonegoro.
TKA tersebut berasal dari beberapa negara di antaranya Jepang, India, Eropa dan Amerika Serikat (AS). TKA di Bojonegoro kebanyakan bekerja di sektor industri minyak dan gas bumi seperti di lapangan migas Banyu Urip, Blok Cepu, yang dikelola oleh Exxon Mobil Cepu Limited (EMCL) anak perusahaan Exxon Mobil Corporation asal AS. (Okezone.com)
Ekbis
Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang
Kuansing-Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB.Uc
Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam, Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Zulmansyah Sekedang
Pekanbaru-Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Indonesia setelah Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu 18 April 2026 dini ha
Keluarga Besar PWI Berduka, Ketum Akhmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik
Jakarta-Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.1
Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia
JAKARTA -Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.
SKK Migas Perwakilan Sumbagut Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang
RIAU-SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, pada Sa