Senin, 04 Mei 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Tender Paket Proyek Baru 55 Persen hingga Akhir Juli, Seluruh OPD di Pelalawan Diminta Lakukan Ini

Tender Paket Proyek Baru 55 Persen hingga Akhir Juli, Seluruh OPD di Pelalawan Diminta Lakukan Ini

Admin
Kamis, 28 Jul 2022 13:38
pekanbaru.tribunnews.com

PELALAWAN - Realisasi tender proyek pelalawan tampaknya belum berjalan maksimal hingga akhir Juli 2022 ini.

Baru 55 persen paket proyek yang ditender di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan, Riau

Berdasarkan data milik Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Pelalawan, hingga pekan keempat Bulan Juli masih 100 paket lelang yang masuk ke pihaknya.

Seratusan proyek itu berasal dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022.

"Sampai triwulan ketiga ini, paket lelang yang masuk sekitar 55 persen dari total yang ada di semua OPD. Kita berharap bisa selesai lebih cepat," kata Kepala BPBJ Setdakab Pelalawan, Dedi Arianto kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (28/7/2022).

Dedi Arianto menerangkan, paket proyek yang ada di seluruh dinas atau OPD mencapai 180 paket, merujuk pada data yang ada di Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (Sirup) tahun 2022.

Sedangkan jumlah paket yang telah masuk ke BPBJ masih sekitar 100 paket dari semua instansi yang memiliki proyek untuk ditenderkan.

Dari 100 paket itu sebanyak 87 paket telah ditayang di website LPSE Kabupaten Pelalawan oleh Kelompok Kerja (Pokja) dan 80 paket diantaranya telah selesai tender serta sudah mendapatkan perusahaan rekanan sebagai pemenang.

Hasil tender telah dikembalikan ke OPD masing-masing untuk dilanjutkan kontrak pekerjaan dan kontraktor bisa bekerja.


Sedangkan 7 paket lagi masing dalam proses tender yang sedang berjalan karena baru diumumkan dalam pekan ini.


"Dalam proses riview antara Pokja dengan Pejabat Pembuat Komitmen atau PPK dinas. Jika sudah memenuhi syarat, akan langsung ditayangkan," tambah Dedi Arianto.

Menurut Dedi, masih ada 80 paket tender dari seluruh Satuan Kerja (Satker) yang dokumennya belum sampai ke BPBJ sampai saat ini.

Padahal masa penggunaan anggaran tinggal 5 bulan lagi.

Pihaknya mengimbau OPD yang memiliki paket proyek dengan anggaran yang besar ataupun sedang, segera menyelesaikan dokumen lelang dan diserahkan ke BPBJ.

Sehingga proses tender bisa dimulai mengingat waktu yang kian sempit.

"Kita mengantisipasi waktu yang semakin sempit. Jangan sampai proses lelang menganggu masa pengerjaan hingga akhirnya batal," ujar Dedi.

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.