Rabu, 17 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Warga Serbu SPBU Usai Gempa Palu, Polisi Batasi Pembelian BBM

Warga Serbu SPBU Usai Gempa Palu, Polisi Batasi Pembelian BBM

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 17 Jun 2026 08:48
Jakarta - Gempa berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6) siang memicu kepanikan warga, terutama di sejumlah SPBU. Kondisi itu berujung pada fenomena panic buying bahan bakar minyak (BBM). Masyarakat berbondong-bondong mengisi kendaraan secara bersamaan tak lama setelah guncangan gempa terjadi.

Kapolresta Palu, Kombes Pol Hari Rosena, menyebut situasi di lapangan sempat tidak terkendali akibat kepanikan warga. Antrean panjang pun tak terhindarkan di beberapa SPBU. Warga khawatir terjadinya kelangkaan BBM pascagempa. Sehingga memilih mengisi dalam jumlah berlebihan.“Ya, kita lihat tadi di SPBU itu antreannya cukup banyak. Warga kemungkinan panik,” kata Heri saat dikonfirmasi, Selasa (16/6/2026).

Melihat kondisi tersebut, aparat kepolisian langsung bergerak ke lokasi-lokasi SPBU untuk melakukan pengamanan sekaligus mengendalikan distribusi BBM agar tidak terjadi penumpukan lebih parah akibat panic buying.

Polisi kemudian menerapkan pembatasan pengisian BBM untuk meredam kepanikan sekaligus memastikan pemerataan distribusi. Untuk kendaraan roda empat dibatasi maksimal 10 liter, sementara sepeda motor 3 liter.

“Saya sudah arahkan para Kapolsek untuk turun ke SPBU. Kami minta ada pembatasan, untuk mobil umum 10 liter, sedangkan motor 3 liter,” jelasnya.

Selain itu, pengisian untuk kendaraan besar seperti truk sementara tidak dilayani. Langkah ini diambil untuk mengurai kemacetan sekaligus memprioritaskan kebutuhan masyarakat umum di tengah situasi darurat.

“Truk sementara tidak dilayani dulu. Prioritasnya masyarakat dulu supaya arus di SPBU juga lebih tertib,” tambahnya.

 

Pertamina Jamin Stok Aman
Diberitakan sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) di wilayah Sulawesi tetap aman setelah gempa Palu dan sekitarnya.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan seluruh infrastruktur energi milik Pertamina berada dalam kondisi aman dan tetap beroperasi normal.

"Terkait informasi gempa yang terjadi di wilayah Palu dan sekitarnya, Pertamina memastikan seluruh infrastruktur energi dalam kondisi aman dan beroperasi normal,” kata Lilik kepada Liputan6.com, Selasa (16/6/2026).

Dia menjelaskan, hingga saat ini tidak ditemukan dampak signifikan terhadap fasilitas distribusi maupun penyaluran BBM dan LPG di wilayah terdampak.

Menurut Lilik, stok BBM dan LPG di Sulawesi juga dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain itu, proses distribusi energi masih berjalan normal tanpa kendala berarti.

Pertamina terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di lapangan serta berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan layanan energi kepada masyarakat tetap terjaga.

"Distribusi energi tetap berjalan lancar dan Pertamina terus melakukan pemantauan serta koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan layanan kepada masyarakat tetap optimal,(liputan6)

Sumber: https://berita.liputan6.com/regional/read/7891990/warga-serbu-spbu-usai-gempa-palu-polisi-batasi-pembelian-bbm

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.