Jumat, 03 Jul 2026
  • Home
  • Hukrim
  • 3,37 Ton Bahan Baku Liquid Vape dari Kuncup Bunga Ganja Disita Petugas Gabungan

hukrim

3,37 Ton Bahan Baku Liquid Vape dari Kuncup Bunga Ganja Disita Petugas Gabungan

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 03 Jul 2026 09:09
Petugas gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polda Jawa Timur menggagalkan peredaran lebih dari tiga ton kuncup bunga ganja yang diduga akan diolah menjadi bahan baku liquid vape dan dipasarkan ke kalangan anak muda.

Dalam operasi tersebut, aparat menyita 3.371.400 gram atau sekitar 3,37 ton bruto cannabis buds yang ditemukan di sebuah gudang kawasan Prambanan Bizland, Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Pengungkapan kasus ini berawal dari pengawasan terhadap empat kontainer yang dikirim dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju kawasan pergudangan di Gresik.

Jalani Pemeriksaan
Saat menjalani pemeriksaan menggunakan alat pemindai x-ray, isi muatan terdeteksi memiliki indikasi mencurigakan sehingga memicu penyelidikan lebih lanjut oleh tim gabungan.

Petugas kemudian melakukan serangkaian analisis terhadap dokumen kepabeanan, pemetaan jaringan, hingga pengawasan terhadap pihak-pihak yang terkait dengan proses impor barang tersebut. Hasil penyelidikan mengarah pada operasi terpadu yang dilakukan secara bersamaan di sejumlah wilayah, meliputi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Dari hasil operasi, empat kontainer berhasil diamankan. Narkotika jenis kuncup bunga ganja itu disembunyikan dengan dua pola berbeda, yakni dimasukkan ke dalam sekitar 500 koper dan diselipkan di antara barang yang tercatat sebagai produk lateks.

Warga Negara Asing
Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, mengungkapkan bahwa jaringan tersebut diduga dikendalikan oleh dua warga negara asing yang saat ini masih buron. Keduanya masing-masing merupakan warga negara Malaysia berinisial CKF alias L dan warga negara Tiongkok berinisial ZL alias J.

Selain menyita barang bukti, petugas juga menangkap 12 orang yang diduga terlibat dalam proses importasi narkotika tersebut. Salah satu yang diamankan merupakan warga negara Malaysia, sementara sejumlah anggota jaringan lainnya diduga telah melarikan diri ke luar negeri.

“Kami mengamankan barang bukti berupa 3,37 ton cannabis buds serta 12 orang termasuk seorang warga negara Malaysia berinisial A dan dua warga negara Thailand yang diduga terlibat dalam rangkaian proses importasi," katanya.

"Sedangkan beberapa anggota jaringan lainnya diduga telah melarikan diri ke negara tetangga dan kini diburu,” tambahnya.

Menurut Suyudi, cannabis buds yang masuk ke Indonesia itu diduga akan diproses menjadi bahan baku liquid vape sebelum diedarkan ke pasar. Ia menilai pengungkapan kasus tersebut tidak hanya menghentikan peredaran narkotika dalam jumlah besar, tetapi juga mencegah dampak yang lebih luas terhadap masyarakat.

BNN memperkirakan penyitaan lebih dari 3,3 juta gram narkotika tersebut berpotensi menyelamatkan sekitar 10,1 juta jiwa dari penyalahgunaan narkoba. Selain itu, negara disebut berhasil menghindari potensi kerugian ekonomi yang nilainya mencapai sekitar Rp4,58 triliun.

Suyudi menegaskan keberhasilan operasi tersebut merupakan hasil kerja intelijen yang panjang dan kolaborasi lintas instansi. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam memutus mata rantai peredaran narkotika dengan meningkatkan pengawasan di lingkungan keluarga dan sekitar tempat tinggal.

Bea dan Cukai
Sementara itu, Direktur Jenderal Bea dan Cukai RI Letjen Djaka Budi Utama menjelaskan bahwa petugas tidak langsung menyita kontainer setelah mendeteksi kejanggalan pada muatannya. Tim lebih dahulu melakukan pendalaman melalui analisis dan pengumpulan informasi intelijen.

Setelah memperoleh data yang cukup, aparat menerapkan metode control delivery atau pengiriman terkendali. Dengan cara tersebut, barang tetap dibiarkan bergerak di bawah pengawasan ketat guna mengidentifikasi penerima akhir serta lokasi penyimpanannya.

Perjalanan muatan kemudian dipantau sejak keluar dari Jakarta hingga menuju Jawa Timur melalui jalur darat. Dalam proses pengembangan kasus, petugas terlebih dahulu menemukan sekitar 22 kilogram ganja di wilayah Purwakarta, Jawa Barat.

“Temuan itu menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk melacak jalur distribusi yang lebih besar,” kata Djaka.

Ia menambahkan, pengungkapan kasus ini menunjukkan adanya dugaan keterlibatan jaringan narkotika internasional yang terhubung dengan sejumlah negara, termasuk Tiongkok, Malaysia, dan Thailand.

Karena itu, koordinasi antarinstansi dan kerja sama lintas negara akan terus dilakukan untuk memburu para pengendali jaringan yang hingga kini masih menjadi buronan.(merdeka.com)
Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/337-ton-bahan-baku-liquid-vape-dari-kuncup-bunga-ganja-disita-petugas-gabungan-587486-mvk.html?page=4

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor