Bawa Senjata Tajam, Anggota SPSI Kubu Haji Fuad Diamankan Polres Rohil
Admin
Jumat, 01 Jul 2022 15:46
ROKAN HILIR - Diduga membawa senjata tajam dan menggangu ketentraman masyarakat, tim opsnal satreskrim Polres Rohil berhasil mengamankan seorang anggota serikat pekerja seluruh Indonesia (SPSI) kubu Haji Fuad, Selasa (28/6/22) pagi.
"Tepatnya, pada hari selasa kemarin, bahwa inteljen kita mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa akan ada pengerahan masa dari kubu SPSI haji Fuad ke Desa Teluk Mega Kecamatan Tanah Putih. Mendapat informasi masih tesebut, tim opsnal satreskrim polres rohil melakukan penghadangan tepatnya dijalan lintas Mutiara Kelurahan Banjar XII. Tim melakukan penyetopan terhadap satu unit mobil Inova yang didalam nya berisikan lima orang anggota SPSI kubu Haji Fuad.
Selanjutnya, tim melakukan pengeledahan didalam mobil yang di kemudikan oleh Dahrin Sitorus (46). Dari hasil pengeledahan yang dilakukan tim opsnal satreskrim, ditemukan senjata tajam jenis samurai dan gagang cangkul (pemukul).
Untuk penyelidikan lebih lanjut, kelima tersangka bersama barang bukti diamankan ke Mapolres Rohil.
Dari penyelidikan yang dilakukan tim, tersangka Dahrin Sitorus mengakui bahwa senjata dan pemukul yang ada dalam mobilnya di akui miliknya. Sehingga tersangka Dahrin Sitorus kita melakukan penahanan, sementara, ke empat teman nya kita lepaskan," kata Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto SH Sik saat melakukan perss release Jumat (1/7/22) pagi.
"Sebelumnya, kita dari pihak penegak hukum sudah melakukan mediasi untuk kedua kubu SPSI yang ada di kabupaten Rokan Hilir. Namun, dari mediasi yang kita lakukan belum ada titik temunya.
Kita menghimbau kepada dua kubu SPSI Haji Fuad dan Hijrah untuk tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum baik itu menganggu ketentraman masyarakat. Apabila hal tersebut terjadi kita akan tindak sesuai dengan hukum yang berlaku. Kita tidak akan pandang bulu untuk penegakan hukum bagi mereka menggangu ketentraman masyarakat apalagi membawa bawa senjata tajam," ungkap Kapolres yang didampingi Wakapolres bersama kasatreskrim dan kasubag humas.
"Nah, kita mengharapkan pemerintah kabupaten rohil supaya cepat mengambil langkah supaya tidak terjadi hal hal yang di inginkan. Hal tersebut sudah kita sampaikan ke bupati Rohil. Insya Allah dalam waktu dekat, kedua kubu akan dipanggil ke oleh Pemda Rohil," harapnya.